Kesbangpol Himpun Potensi Konflik

Bakti/Bengkulu Ekspress
FKDM : Foto bersama usai menggelar rapat koordinasi dengan forum kewaspadaa dini masyarakat (FKDM) Benteng, di aula Maroba, Rabu (2/10).

BENTENG, Bengkulu Ekspress– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menggelar rapat koordinasi bersama forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM), di aula Maroba, Rabu (4/10) kemarin.Melalui kesempatan itu, FKDM diharapkan melakukan pendataan terhadap seluruh potensi konflik yang bisa menimbulkan ancamman, tantangan, hambatan dan gangguan di Bumi Maroba Kite Maju.

“Kami sengaja mengundang seluruh Camat, tokoh masyarakat dan perwakilan OPD untuk melakukan pendataan terhadap potensi konflik,” kata Kepala Badan Kesbangpol Benteng, Eka Nurmeini SE MPd.

Dengan melakukan pendataan, kata Eka, potensi permasalahan bisa dihalau alias dihentikan. Sehingga, pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan kegiatan masyarakat bisa berjalan secara aman, nyaman dan kondusif.Dari hasil pendataan yang dilakukan tahun 2019 ini, Eka mengungkapkan bahwa banyak potensi konflik telah tercium.



Dimulai dari aktivitas penambangan batu bara oleh PT BMQ di wilayah Kecamatan Taba Penanjung, pemberhentian HGU PT BRI di Desa Jayakarta Kecamatan Talang Empat, konflik perusahaan pengolahan CPO PT PMS di Desa Talang Empat Kecamatan Karang Tinggi serta permasalahan lainnya.”Tujuannya deteksi dini adalah agar konflik tidak menyebar dan menyadi lebih besar,” jelas Eka.

Sementara itu, Danramil Talang Empat, Kapten Inf. Kurni Amri berharap agar penyelesaian masalah bisa dilakukan secara musyawarah dan tak bergulir ke ranah hukum ataupun aksi anarkis.”Semua permasalahan hendaknya diselesaikan dengan cara bijak. Jangan sampai, konflik menimbulkan kerugian besar,” tandas Danramil.(135)