Kesal Motor Tak Dikembalikan, Warga Kota Bengkulu Pasang Spanduk Terduga Pelaku Penggelapan Motor

Rizky/BE Pakde Gondrong memasang spanduk berisikan foto pelaku penggelapan sepeda motor miliknya
Rizky/BE
Pakde Gondrong memasang spanduk berisikan foto pelaku penggelapan sepeda motor miliknya

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Kesal lantaran pelaku penggelapan sepeda motor miliknya belum tertangkap, Katiyo (54) warga Jalan Citandui RT 2, Kelurahan Kandang, Kota Bengkulu, memasang spanduk foto terduga pelaku penggelapan sepeda motor itu. Spanduk tersebut dipasang di pinggir badan jalan tidak jauh dari Kantor Lurah Kandang. Selain foto terduga pelaku, spanduk tersebut juga bertuliskan,”DICARI ORANG INI MALING MOTOR”

Katiyo kesal sepeda motor Honda Scoopy nopol BD 3029 ID yang baru dua bulan dibeli digelapkan oleh terduga pelaku Oy. Terlebih lagi sepeda motor tersebut dibeli untuk anaknya.

“Saya sudah melapor ke kantor polisi, sudah saya cari keman-mana tidak ketemu. Semoga dengan cara ini ada hasilnya, meski harus keluar modal,” jelas Katiyo yang akrab disapa Pakde Gondrong, Selasa (18/8).

Terduga pelaku Oy lanjut Pakde Gondrong, sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Sejak dua tahun lalu mengontrak di dekat usaha cucian mobil milik Pakde Gondrong. Tidak ada perasaan curiga saat Oy meminjam sepeda motor itu untuk bekerja. Karena, selama ini Oy memang kerap meminjam dan selalu dikembalikan. Pakde Gondrong mulai gelisah saat Oy sudah dihubungi setelah meminjam sepeda motor. Sudah lebih dari 3 hari tidak ada kabar, sehingga Pakde Gondrong melapor ke kantor polisi.

“Motor itu baru dua bulan saya beli untuk anak saya. Tidak curiga karena selama ini dekat,” imbuhnya.

Setidaknya ada lima spanduk yang dibuat Pakde Gondrong. Lima spanduk tersebut dipasang di sekitar rumahnya dan persimpangan. Isinya foto terduga pelaku, nomor handphone yang bisa dihubungi jika melihat sepeda motor atau terduga pelaku.

“Saya meminta tolong jika ada yang melihat bisa menghubungi kami,” pungkasnya. (167)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*