Kesadaran Pengendara Minim

IRUL/Bengukulu Ekspress
RAZIA: Anggota Satlantas saat melakukan penilangan pada pengendara motor dalam operasi rutin di Desa Sinar Pagi Kecamatan Kaur Selatan, Rabu (9/1).

Belasan Pengendara Ditilang

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Kesadaran para pengendara roda dua maupun roda empat dalam menggunakan alat keselamatannya di Kabupaten Kaur masih sangat minim. Hal ini terbukti, dalam satu jam, belasan pengendara motor terjaring razia anggota Satlantas Polres Kaur dalam Operasi Rutin (Opstin) di jalan raya Desa Sinar Pagi Kecamatan Kabupaten Kaur, Rabu (9/1).

“Saya memang mengakui kesadaran masyarakt akan tertib lalu lintas itu memang masih minim. Kita bisa lihat banyak pengendara tak pakai helm, padahal itu bahaya sekali,” kata Kapolres Kaur AKBP Arif Hidayat SIk melalui Kasat Lantas Iptu Robert Mashar SH, kemarin (9/1).

Dalam operasi kemarin, Satlantas berhasil menilang 17 pelanggaran lalu lintas dengan barang bukti tujuh Surat Izin Mengemudi (SIM) dan lima Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Di kesempatan itu juga Satlantas memberikan surat teguran kepada pengendara.

Menurut Kasat, selama ini banyak cara dan pihak mensosialisasikan pentingnya alat keamanan dalam berkendara sepeda motor, terutama helm tapi oleh sebagian besar masyarakat masih tidak menjadi perhatian. Padahal pihak kepolisian melalui koran sering sekali melakukan sosialisasi akan pentingnya menggunakan helm di saat berkendara.



“Kebayakan kita menemukan pelanggaran pengendara motor yang tidak memakai helm, dan juga melawan arus, dan paling banyak itu pelanggaran para pelajar,” terang Kasat.

Ditambahkan Kasat, jajaranya akan terus melakukan Opstin sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Polri. Opstin ini akan digelar diselruh penjuru Kabupaten Kaur. Dimana bertujuan untuk menekan pelanggaran lalu lintas oleh masyarakat yang mengendarai roda dua atau roda empat.

“Kita tidak main-main dan tidak tawar menawar pada penertiban ini. Untuk itu saya menghimbau bagi pengendara untuk mentaati peraturan yang telah ditetapkan. Ini untuk keselamatan kita semua,” tandasnya.(618)