Kesadaran Masyarakat Rejang Lebong Terhadap Prokes Rendah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Syamsir SKM MKM

CURUP, bengkuluekspress.com– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Syamsir SKM MKM mengungkapkan, hingga saat ini kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan Covid-19 masih rendah. Hal tersebut berdampak pada terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong.
“saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong ini terus bertambah, salah satu penyebabnya kesadaran masyarakat akan Prokes ini masih rendah,” ungkap Syamsir yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Rejang Lebong.

Karena kesadaran akan Prokes Covid-19 tersebut masih rendah, maka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong terus terjadi dan sulit untuk ditekan. Terkait dengan penerapan Prokes sendiri, menurut Syamsir saat ini merupakan tugas masyarakat, karena edukasi sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong hingga ke-15 desa dan kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong.
“Jadi sekarang untuk penerapan Prokes ini ada di masyarakat, sehingga kita berharap masyarakat bisa semakin sadar pentingnya Prokes,” tambah Syamsir.

Lebih lanjut Syamsir menjelaskan, karena saat ini tugas Prokes ada di masyarakat, saat ini tugas pemerintah adalah tracing atau penelusuran riwat kontak, kemudian testing atau pemeriksaan salah satunya swab dan terakhir treatment atau penanganan pasien Covid-19 agar bisa sembuh.
Kemudian untuk penyebaran Covid-19 sendiri, menurut Syamsir saat ini sudah lebih kepada klaster keluarga yaitu penyebarannya dilakukan dalam keluarga karena ada kontak dengan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu juga karena pelayanan masyarakat, yaitu petugas pelayanan yang melayani masyarakat dengan status orang tanpa gejala.
Disisi lain, terkait dengan angka kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong, menurut Syamsir masih terbilang kecil yaitu masih diangka 1,7 persen karena dari total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Rabu (27/1) kemarin yang meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 11 orang. Syamsir berharap kedepannya tidak ada lagi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong yang meninggal dunia.
“kasus kematian akibat Covid-19 di Rejang Lebong ini masih dibawah nasional, karena secara nasional sudah hampir 5 persen,” ujar Syamsir,

Terkait perkembangan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Rejang Lebong sendiri, menurut Syamsir hingga Rabu kemarin total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 613 kasus karena ada penambahan 5 kasus baru. Kemudian untuk yang sembuh totalnya sebanyak 553 kasus karena pada Rabu kemarin ada penambahan 3 kasus yang sembuh.
“Yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 49 kasus, mereka yang dalam pengawasan ini baik tengah menjalani perawatan di RSUD Curup dan rumah sakit lainnya di luar Rejang Lebong maupun melakukan isolasi mandiri,” demikian Syamsir.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*