Kerupuk Merah Kandung Rhodamin

Bengkulu
Doni/Bengkulu Ekspress TUNJUKKAN: Kepala BPOM Bengkulu, Martin Suhendri saat menunjukkan sampel rujak mie yang mengandung rodamin atau zat berhaya.

Martin: Bisa Merusak Hati

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – BPOM Bengkulu menemukan kerupuk merah yang tidak memiliki izin beredar dan mengandung rhodamin dijual bebas di Kepahiang. Temuan tersebut didapat sebanyak 3 karung plastik disalah satu toko Pasar Kepahiang, pada Selasa (31/5) saat BPOM bersama tim gabungan lainnya melakukan sidak uji sample makanan jajanan takjil dan lainnya di Kabupaten Kepahiang.

Kepala BPOM Bengkulu Drs Martin Suhendri Apt MFarm mengatakan, bahaya rhodamin bagi kesehatan tubuh manusia nantinya akan berakumalisi, atau berkumpul didalam hati menyebabkan kerusakan pada jaringan darah.

“Kerusakan terjadi dalam jangka waktu yang tidak bisa kita tentukan, kita lihat dari tingginya penderita kanker di Indonesia, ada kanker payudarah, kanker rahim n kanker servik, kita pria kanker prostat dicurigai diakibatkan banyaknya mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung bahan-bahan dilarang, apakah rhodamin, pengawet atau borak , seperti borak,” tegasnya.

Martin mengatakan, zat rhodamin atau pewarna bukan untuk makanan tersebut ditemukan disalah satu tokoh bahan makanan dikawasan Pasar Kepahiang. Kemudian dilapak takjil dipasar ramadahan terdapat makanan mengandung rodamin.

“Dimakanan bukoan juga ditemukan rhodamin, sebab penjual rujak mie menggunakan kerupuk merah sebagai bahan campuran rujak mienya,” tuturnya.
Masyarakat Kabupaten Kepahiang harus ekstra waspada dalam memiliki jajanan bukoan yang dijual pedagang dipasar kaget ramadhan pusat kota Kepahiang. Sebab dari 35 sampel makanan diuji tim Balai Pengawasan Obat Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu Selasa (30/5) kemarin terdapat satu jenis jajanan positif mengadung zat kimia berbahaya bagi kesehatan tubuh. (320)