Kerugian PDAM Capai Rp 600 Juta

duit
foto : ist

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Bencana alam yang terjadi beberapa pekan lalu membuat Perusahaa Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) merugi. Baik itu kerugian akibat kerusakan jaringan pipa PDAM ataupun kerugian yang ditimbulkan akibat amblasnya lantai pada kantor PDAM.

“Secara keseluruhan, kerugian yang kami alami mencapai Rp 600 juta,” ungkap Direktur PDAM Tirta Rafflesia Kabupaten Benteng, Siti Yuningsih AZ SH MH, kemarin (13/5).

Terkhusus pada kantor PDAM yang berlokasi di Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Siti mengungkapkan, bahwa kantor sempat digenangi banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter.”Selain membuat lantai ambruk, genangan air juga merusakan beberapa perangkat komputer yang merupakan aset PDAM,” kata Siti.

Lebih lanjut, Siti mengatakan, kerusakan total juga terjadi pada instalasi pengolahan air (IPA) di Desa Talang Boseng, Kecamatan Pondok Kelapa. Akibatnya, IPA dari Desa Datar Lebar tak bisa beroperasi dan membuat 800 pelanggan mengalami krisis air bersih.

Bertolak dari Kecamatan Pondok Kelapa, sebanyak 40 pelanggan PDAM di Desa Taba Tarunjam juga mengalami nasib serupa dikarenakan pipa indung yang berada tepat dibawah jembatan nasional rusak total. Pipa PDAM rusak akibat terkena alat berat yang sedang mengancurkan jembatan berusia 50 tahun tersebut. “Akibat bencana longsor, beberapa jaringan kami juga banyak mengalami kerusakan. Baik itu di Kecamatan Karang Tinggi ataupun di Kecamatan Taba Penanjung,” kata Siti.(135)