Kerugian Capai Ratusan Juta

4AIR RAMI, BE – Pasca banjir yang terjadi di Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko mengakibatkan warga setempat mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Kerugian terbesar diketahui atas hilangnya peralatan tangkap nelayan yang disimpan di tempat pelelanggan ikan (TPI) yang dibawa derasnya arus Sungai Air Rami.

Kades Talang Rio Baihaki menyampaikan  dari laporan masyarakat diketahui sebanyak 10 kelompok nelayan kehilangan alat tangkapnya berupa jaring. Dari  10 kelompok  yang kehilangan peralatan tersebut kerugian mencapai Rp 118 juta.

Sedangkan untuk kerugian hewan ternak yang mati sebanyak 180 ekor ayam  dan kambing 6 ekor dengan total sekitar Rp 12,2 juta. Atas kerugian yang disebabkan musibah banjir itu kata Baihaki pihaknya akan memperjuangkan supaya adanya bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait.

“ Hari ini (11/2) saya akan melaporkan secara tertulis ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten atas kerugian yang dialami para nelayan. Karena sejak alat tangkap hilang para nelayan didesanya tersebut terpaksa menggunakan peralatan seadanya yang sudah bekas.

Begitu hewan ternak yang mati dilaporkan ke Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan  dan Kehutanan. Dengan harapan adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah,” bebernya. Kerugian akibat luapan sungai Air Rami  itu khususnya nelayan banyak yang mengeluh. Ditambah lagi  alat tangkap yang hilang merupakan peralatan andalan nelayan untuk mencari nafkah bagi keluarga mereka. “ Kalau dari desa tidak bisa berbuat banyak, kita akan berusaha ke dinas terkait supaya mendapat perhatian,” harapnya.

Diketahui luapan sungai Air Rami  yang terjadi (8/2) pagi sekitar pukul 05.00 WIB lalu itu menyebabkan 6 rumah warga di Desa Talang Rio berikut TPI terendam air yang ketinggian mencapai 1 meter. (900)