Kerugian Banjir di Mukomuko Ratusan Juta Rupiah

BUDI/BE
Bupati Mukomuko, Choirul Huda didampingi Kadinsos Saroni menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir di Kecamatan Ipuh.

MUKOMUKO, bengkulu ekspress.com – Banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko mengakibatkan kerugian warga mencapai ratusan juta rupiah.
“Jika ditotalkan, kerugian menyeluruh diperkirakan sekitar Rp 400 hingga Rp 500 juta,” sampai Camat Ipuh, Sepra Danur dikonfirmasi BE, Senin (27/7).

Menurutnya, kerugian itu diantaranya tanaman rusak, kerusakan barang – barang elektronik dan lainnya.
”Ini baru perkiraan kami saja secara global. Karena untuk mendetail jumlahnya masih didata lebih lanjut,” katanya.

Ia juga menyampaikan, untuk total rumah warga yang terkena banjir tersebar di tiga desa. Yakni Desa Air Buluh sebanyak 250 rumah, Sumendam 15 rumah dan Pulau Makmur sebanyak 32 rumah.
“Yang terparah di Desa Air Buluh, termasuk di jalan lintas barat (Jalinbar). Saat itu hingga menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas berjam – jam,” katanya.

Setelah air mulai surut, kata Camat, warga sudah kembali ke rumahnya masing – masing untuk bergotong royong membersihkan tanah dan sampah – sampah di dalam bangunan maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah, hari ini (kemarin) situasi di ratusan rumah penduduk yang terdampak banjir telah aman dan kondusif dan kembali beraktifitas sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Bupati Mukomuko, Choirul Huda melalui Kepala Dinas Sosial, Saroni menyampaikan, bantuan yang telah tersalurkan untuk warga yang terdampak banjir sebanyak ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Air Buluh, Sumendam dan Desa Pulau Makmur. Bantuan yang disalurkan berupa 1,2 ton beras, makanan siap saji, puluhan paket peralatan sekolah dan puluhan paket selimut.
“Bantuan bagi yang terdampak banjir telah diserahkan Bupati Mukomuko ke kepala desa setempat. Jika tidak ada halangan besok (hari ini), juga akan ada bantuan dari Pemprov Bengkulu melalui Dinas Sosial,” ungkap Kadinsos. (900)