Kerbau Terserang Cacingan

kerbauBINTUHAN,BE – Hewan ternak milik warga kembali terserang penyakit. Belum lama ini, 3 ekor kerbau milik warga Desa Sukarami, Kecamatan Kaur Tengah terjangkit penyakit cacingan. Beruntung, meskipun sempat kritis namun 3 ekor kerbau itu berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan.

Namun  penyakit ini kembali menjangkit anak kerbau yang baru berumur 1  tahun, sehingga dari 10 ekor satu ekor dinyatakan mati. Hal ini  pihak Dinas Pertanian dan Peternakan tengah melakukan vaksinasi  hewan ternak, terutama kecamatan Kaur Tengah, Kecamatan  Tanjung Kemuning dan Kecamatan Kaur selatan.

“Rata-rata penyakitnya sama, namun parahnya penyakit cacaing ini menyerang bibit kerbau. Jelas hal ini merupakan masalah besar jika tidak cepat ditangani,” ujar Kadis Pertanian Kaur Asmawan SSos melalui drh Rahmat,  kemarin.

Dikatakan Rahmad, penyakit cacingan tersebut diakibatkan pakan ternak yang terkontaminasi bibit cacing. Akibatnya karena terus menerus memakan pakan yang terkontaminasi membuat hewan ternak sakit perut dan kritis. Hal ini rata-rata ditemukan di wilayah Kecamatan Kaur tengah dan Tanjung kemuning, anak kerbau ditemukan banyak mati akibat cacaingan, hingga saat ini catatan Dinas ada 3 ekor anak kerbau mati akibat cacingan.

“Penyebab utamanya pakan ternak yang terkontaminasi bibit cacing, karena petani rata-rata setiap pagi, hewan terbak sudah dilepas dari kandangnya,” jelasnya.

Dijelaskan Rahmat, hewan ternak pemakan rumput merupakan binatang yang rawan terjangkit penyakit cacingan. Teruatama pada saat musim hujan. Terlebih lagi jika pakan yang diberikan tidak steril dan dibiarkan berkeliaran bebas. Selama musim penghujan, ternak sebaiknya tidak langsung dilepaskan pada pagi hari untuk mencari makan sendiri. Sebab pada pagi hari, bibit cacing masih melekat pada rerumputan.

Hewan ternak yang terlanjur memakan rumput yang terkontaminasi bibit cacing itu lambat laun akan melemah kondisi fisiknya. Ditambah dengan sakit perut akan menyerang.

“Jika tidak ditangani dengan cepat, hewan ternak yang terkena cacingan menyebabkan kematian, dengan demikian jika warga mengetahui ternaknya sudah terserang cacaing, maka segera divaksinasi. Agar cacing didalam perut hewan bisa mati,” jelasnya.(823)