Kepala Bandara Fatmawati Hengkang

BENGKULU, BE – Entah ada kaitannya dengan pengusiran yang dilakukan Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah terhadap Kepala Bandara Fatmawati Soekarno, Indar Mustopo beberapa waktu lalu atau tidak, yang jelas Indar Mustopo benar-benar hengkang dari Bengkulu.

Terihitung sejak Rabu (19/3) kemarin, Indar Mustopo tidak lagi menjabat sebagai Kepala Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Indar digantikan oleh Yufridon Gandoz Situmeang SSIT, SE, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Akademi Penerbangan Medan, Sumatera Utara.

Karena tidak lagi bertugas di Bengkulu, Indar pun menyampaikan permohonan maafnya melalui pesan singkat yang dikirim kepada sejumlah pejabat Provinsi Bengkulu yang berbunyi “Yth Bapak/Ibu/Sdr.. Sehubungan telah berakhirnya masa tugas kedinasan kami di Kantor UPBU Fatmawati Soekarno – Bengkulu, pada tgl 18 Maret 2015, kami mohon ijin pamit, bilamana selama kami menjalankan tugas ada ucapan maupun tingkah laku yg kurang berkenan dihati bapak/ibu, baik yg disengaja maupun tidak, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan terima kasih atas kerjasama selama kami bertugas, semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak/ibu semua dan tali silaturrahim tetap tersambung dengan baik”.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu, Drs Rusdi Bakar MPd membantah mutasi kepala bandara tersebut ada kaitannya dengan pengusiran oleh gubernur beberapa waktu lalu, melainkan itu murni kebijakan pimpinan Kementerian Perhubungan.

“Saya kira tidak ada hubungannya dengan gubernur, itu kebijakan pusat dan setiap saat bisa diganti oleh atasannya di Kemenhub,” kata Rusdi saat diwawancarai diruang kerjanya, kemarin.
Kepada Kepala Bandara yang baru tersebut, Pemprov menginginkan agar pembangunan bidang udara di Bengkulu semakin membaik, terlebih untuk pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno sudah memiliki program yang jelas.

“Kita kepengen siapapun kepala bandaranya, bagiamana caranya agar pembangunan di Bengkulu ini berjalan dengan cepat, karena Pak menteri perhubungan tidak mau orang yang bekerjanya lambat. Dan kita berharap kepala bandara yang baru ini lebih konsen menjalankan program pembangunannya,” harap mantan kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu ini.(400)