Kepahiang Juara Umum

KEPAHIANG, BE-Kabupaten Kepahiang berhasil menjadi juara umum dalam pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-15 tahun 2015. Perolehan juara yang diperolah kontingen KTNA Kabupaten Kepahiang yang menjadi tuan rumah, melebihi kontigen lainnya dari Kabupaten se-Provinsi Bengkulu. Hal ini diketahui saat pengumuman pemenang dalam upacara penutupan PEDA KTNA yang dipusatkan dihalaman kantor Bupati Kepahiang pada Minggu (17/5) kemarin.

“Kita patut bersyukur karena kontingen kita bisa menjadi juara umum dalam pelaksanaan PEDA KTNA 2015 ini. Harapan kita prestasi ini bisa dipertahankan pada event tahun berikutnya,” ujar Bupati Kepahiang Dr Drs H Bando Amin C Kader MM usai penutupan PEDA KTNA kemarin.

Dikatakannya, dengan dilakukannya penutupan secara resmi pelaksanaan PEDA KTNA yang berlangsung di Kabupaten Kepahiang ini, Pemda memberikan apresiasi kepada peserta KTNA Kepahiang yang sudah berprestasi menangkan berbagai perlombaan.

“Harapannya petani maju terus, terlebih disamping itu tanam sengon merupkan kesejahteraan petani dikemudian hari,” kata Bando.

Sementara itu, acara penutupan PEDA KTNA 2015 ini tanpa dihadiri oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamzah SAg MPd. Gubernur dan hanya diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Drs Septe Melian. Kondisi ini membuat membuat para peserta KTNA kecewa, lantaran salah satu agenda acara penutupan kemarin berupa temu wicara bersama Gubernur batal dilakukan.

“Kami menilai pelaksanaan PEDA KTNA di Kepahiang ini sangat mewah dan berlangsung lancar dan tertib. Bahkan menjadikan sesama peserta semakin akrab, sehingga dapat berbagi informasi. Namun, sangat sayang sekali Pak Gubernur Bengkulu tidak dapat hadir,salah satunya kegiatan Peda KTNA adalah temu wicara bersama Gubernur terpaksa batal dilakukan,” sampai Ketua KTNA Provinsi Bengkulu Drs Suryadi dalam sambutannya.

Menurutnya, bila Gubernur hadir setidaknya bisa memberikan sedikit pencerahan serta arahan bagi para petani yang terkumpul di PEDA KTNA Kepahiang.

“Sebenarnya melalui event PEDA KTNA inilah kami bisa memberikan masukan pembangunan dibidang pertanian kepada Pemerintah. Hanya saja dengan ketidakhadiran Gubernur dan batalnya kegiatan temu wicara, membuat ide krearif petani hanya sebatas pemikiran saja,” terangnya.

Adapun sesuai dengan kesepakatan bersama anggota KTNA, pelaksanaan PEDA KTNA tahun 2018 akan digelar di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).

“Untuk pelaksanaan PEDA KTNA 2018, akan digelar di Kabupaten Bengkulu Selatan. Keputusan ini hasil musyawarah seluruh anggota KTNA,” jelasnya.

Diisisi lain, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Drs Septe Melian menyampaikan permohonan maaf lantaran Gubernur tidak bisa menghadiri pelaksanaan PEDA KTNA di Kepahiang.

“Peda KTNA ini, setidaknya dapat menjadi wadah berkumpulnya para perwakilan petani, sehingga nanti dapat mengaplikasikan pembelajaran ini kepada para petani di Desa masing-masing dan dapat meningkatkan produksi pertanian kedepan,” ujar Septe.

Disampaikannya, salah satu upaya yang akan dilakukan Pemprov Bengkulu kepada para petani yakni dengan memberikan pengetahun akses internet kepada para petani.

“Salah satu pesan yang disampaikan oleh Gubernur, petani khususnya yang tergabung dalam KTNA agar dapat menggunakan fasilitas internet. Karena dari internet banyak terdapat pengetahuan tentang teknologi dibidang pertanian yang sangat berguna bagi para petani,” jelasnya.(505)

Daftar Juara PEDA KTNA
Juara Umum I Kabupaten Kepahiang
Juara Umum II Kota Bengkulu
Juara Umum III Kabupaten Seluma
sumber:Panpel