Kenaikan Honor Kades Belum Direspon

ARGA MAKMUR, BE- Usulan kenaikan honor kades yang diusulkan Forum Kades Bengkulu Utara belum mendapatkan tanggapan. Penentuan besaran honor kades dinilai harus dilakukan melalui persetujuan di tingkat pemerintahan desa yang melibatkan BPD desa setempat.  “Pemerintah masih melakukan pengkajian terhadap usulan dari forum kades tersebut, ” ucap Sekda BU, Drs Said Idrus Albar MM.

Kemungkinan besar, pemerintah daerah akan memperdalam usulan kenaikan honor dalam anggaran tahun depan. Namun masih perlu melalui pengkajian dari tim teknis pemerintah daerah serta melibatkan lembaga dewan. Pasalnya, untuk alokasi dana ADD yang dikucurkan oleh pemerintah daerah untuk setiap desa sudah cukup besar. Pemerintah desa dan BPD setempat semestinya bisa merumuskan alokasi untuk honor kades serta perangkatnya dengan anggota BPD didesa yang sesuai dengan dana yang ada. ” Anggaran yang diperlukan untuk menaikan honor kades menyedot dana yang cukup besar dan sudah sewajarnya dilakukan pembahasan secara serius karena juga menyangkut dengan pertanggung jawaban penggunaan anggaran tersebut, ” kata Idrus.

Dengan kondisi keterbatasan anggaran yang ada, untuk pembahasan mengenai honor kades dan perangkatnya semestinya bisa dimusyawarkan dengan BPD setempat. Selain itu, dalam penyaluran honor kades dan perangkatnya, BPD juga harus bersikap bijak berkaitan menyangkut soal honor yang diterima. Mengingat tugas dan fungsi dan aparatur pemerintah di desa juga berbeda. Jika terjadi perbedaan honor yang diterima melalui dana ADD semestinya hal tersebut tidak perlu menjadi persoalan ditingkat pemerintahan desa. (212)