Kenaikan Harga Masih Normal

Bengkulu
Bakti/Bengkulu Ekspress SIDAK : Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Benteng Dra Hj Yuhannah MM melakukan sidak di pasar tradisional di Desa Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi, Rabu (24/5) siang.

0
KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress – Menyambut bulan suci Ramadan 2017 ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mendatangi pasar di Kabupaten Benteng. Salah satunya pasar di Desa Karang Tinggi pada Rabu (25/5) siang.

“Sidak ini sengaja kita lakukan untuk memantau lonjakan harga makanan jelang suci Ramadan, terutama harga sembilan bahan pokok (sembako) yang memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Benteng, Dra Hj Yuhannah MM.

Dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan, Yuhannah mengatakan bahwa bahan makanan yang dijual oleh pedagang masih pada harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan.

“Pemantauan memang harus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga yang membuat warga merugikan warga. Jangan sampai ada pedagang yang memanfaatkan kesempatan momen bulan suci Ramadan untuk menjual bahan makanan dengan harga yang terlalui tinggi,” terangnya.

Dari hasil pendataan yang dilakukan, memang terjadi variasi harga bahan makanan. Pun begitu, beberapa bahan makanan masih tetap bertahan pada harga lama.

“Secara keseluruhan, bulan Mei 2017 ini lonjakan harga yang signifikan ada pada bawang putih. Yakni Rp 23 ribu pada minggu pertama, Rp 36 ribu pada minggu kedua, dan Rp 42 ribu pada minggu ketiga. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada susu bendera, cabai merah keriting, cabai merah biasa, bawang merah, ubi kayu, ubi jalar dan cabai rawit hijau,” tutup Yuhannah.(135)