Kemenkeu Tempatkan Rp 200 M di Bank Bengkulu

Jos Hendri/bengkuluekspress.com
DIPERCAYA : Direktur Utama Bank Bengkulu, H Agusalim, SE ME (Kiri), Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, Ismed Saputra, SE MM (Tengah), Direktur Bisnis Bank Bengkulu, Ikhwanul Okti, SE (Kanan) Saat Press Conference dengan awak media, Senin (07/12) siang tadi.

KOTA BENGKULU, bengkuluekspress.com – Bank Bengkulu mendapat kepercayaan oleh Pemerintah Pusat, yaitu sebagai bank mitra penempatan dana program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp 200 miliar dengan bunga 2.84% per tahun.

Dana PEN tersebut diajukan kepada Kementerian Keuangan pada akhir September 2020 lalu, disetujui pada akhir November 2020, dan fix dana masuk hari ini tanggal 7 Desember 2020.

Proses Persetujuan Dana PEN ini cukup lama sekitar 2 bulan, karena pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan RI harus terlebih dahulu melakukan due dilligence kinerja keuangan Bank Bengkulu selama 2020, dan rekomendasi tingkat kesehatan bank dari Otoritas Jasa Keuangan. Tingkat kesehatan bank (TKB) Bank Bengkulu dinilai OJK pada komposit 2 (baik dan stabil).

Dengan penempatan dana PEN ini, menunjukan bahwa eksistensi Bank Bengkulu secara eksplisit dipercaya oleh pemerintah pusat dalam hal ini kementerian keuangan republik indonesia, dan penilaian otoritas jasa keuangan terhadap bank bengkulu adalah baik dan stabil.

“Ini suatu keberkahan bagi kita semua, baik bagi Provinsi Bengkulu, Bank Bengkulu dan masyarakat Provinsi Bengkulu”, terang Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Agusalim, SE ME. Saat press conference dengan awak media, Senin (07/12) siang tadi.

Dana PEN sebesar Rp 200 tersebut akan digunakan bank bengkulu untuk ekspansi kredit sebanyak 2 kali lipat atau Rp 400 miliar kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, ke seluruh sektor, baik konsumtif maupun produktif dengan penurunan suku bunga yang akan ditentukan kemudian.

Diharapkan dengan ekspansi kredit dari dana pen tersebut, perekonomian di Provinsi Bengkulu pada TW 4 2020 dan TW q 2021 sudah positif.

“Sampai dengan November 2020 lalu Bank Bengkulu berhasil membukukan total aset sebesar Rp. 8,304 trilliun. Total laba bersih mencapai Rp.140 miliar yang tumbuh sebesar 133 persen terhadap target 2020, serta didorong juga oleh ekspansi kredit yang disalurkan Bank Bengkulu sebesar Rp. 5,833 Triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Bengkulu tercatat sebesar Rp. 7.063 Triliun,” demikian disampaikan oleh Agusalim selaku Direktur Utama Bank Bengkulu. (Cik7)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*