Kemenag Tunggu Kuota CJH

Hj Yuliana Ama Pd

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebong belum memutuskan berapa total CJH yang akan dikirim dari Kabupaten Lebong.

Karena belum mendapatkan jumlah kuota Calon Jamaah haji (CJH) yang didapat Lebong tahun 2020 ini.Kepala Seksi (Kasi) Haji Kemenag Kabupaten Lebong, Hj Yuliana AmaPd mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi untuk jumlah kuota CJH untuk Kabupaten Lebong, apakah dikembalikan jumlahnya seperti di tahun 2018 yang lalu sebanyak 93 orang atau seperti tahun 2019 yang bertambah menjadi 110 orang.“Kita masih menunggu berapa yang akan kita dapatkan,” jelasnya, minggu(01/03).

Walaupun demikian, sambungnya, saat ini pihaknya mempersiapkan jumlah CJH yang mengikuti berbagai rangkaian persiapan untuk diberangkatkan ke Makkah sebanyak 110 orang sama halnya jumlah kuota di tahun 2019 yang lalu.

“Kita panggil sebanyak 110 orang, karena sebelumnya kita memberangkatkan sebanyak itu,” ujarnya

Menurutnya, namun jika nantinya jumlah kuota CJH Kabupaten Lebong dikembalikan seperti di tahun 2018 yang lalu (93), maka sebanyak 17 orang yang sebelumnay dipanggil akan ditunda keberangkatannya.

Begitu juga sebaliknya, jika Lebong mendapatkan penambahan, maka pihaknya akan cepat-cepat memanggil CJH yang sebelumnya telah masuk daftar antri untuk mengikuti rangkaian persiapan.“Proses akan kita lakukan dengan cepat, namun kemungkinan besar untuk bertambah tidak dan kita berharap jika tidak bertambah, jumlah sama seperti tahun 2019 yang lalu sudah cukup,” harapnya.

Ditambahkan Yuliana, di tahun 2019 yang lalu, pemerintah pusat berhasil mendapatkan penambahan jumlah kuota pemberangkatan CJH di seluruh Indonesia sebanyak 10 ribu kuota, terdiri dari 5 ribu untuk lansia dan 5 ribu untuk porsi tambahan.

“Kita mendapatkan penambahan 17 orang teridri dai 8 porsi dan 9 lansia,” ucapnya.

Dijelaskannya, saat ini masyarakat Lebong yang telah mendaftar sebagai CJH lebih dari 1.276 orang dan jika pemberangkatan setiap tahun sebanyak 110 orang, maka akan selesai di tahun 2030-an lebih.“Kita saat ini masih menunggu putusan resmi dari pusat berapa untuk Kabupaten Lebong,” tutupnya.(614)