Kemenag Bengkulu Yakin Tidak Ada Penundaan Ibadah Haji 2020

Pelepasan CJH asal Kabupaten Rejang Lebong pada musim haji 2019 lalu, tahun ini dari 235 CJH yang sudah masuk daftar keberangkatan ada 14 orang yang batal berangkat.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Calon Jamaah Haji (CJH) yang ada di Kota Bengkulu tidak perlu galau serta termakan isu pemberangkatan haji pada Juli 2020 akan ditunda karena adanya virus corona.

“Sepengetahuan kita untuk keberangkatan ibadah haji tahun ini belum ada larangannya, kendati larangan ibadah umroh yang disebut-sebut selama satu tahun kedepan,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil-Kemenag) Provinsi Bengkulu, Drs.H. Bustasar melalui Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh H. Ramlan, Senin (9/3).

Lebih lanjut, Ramlan menyatakan, para CJH Kota Bengkulu yang mencapai 1,636 orang dan tidak perlu khawatir tidak berangkat ibadah haji tahun ini.

Pemberangkatan CJH 2020 dijadwalkan akan dimulai pada Juli hingga September mendatang secara bertahap per kelompok terbang (kloter).

“Saya optimis tetap berangkat tahun 2020. Kalau ada memperbesar informasi penundaan ibadah haji kurang bagus dan berdosa karena membuat CJH galau,” terangnya.

Lebih lanjut ditambahkan, untuk proses penyelenggaraan ibadah haji dari Provinsi Bengkulu, hingga kini masih terus menyelesaikan pembuatan pasport, sebagai persiapan keberangkatan.

“Bagi CJH tetaplah mempersiapkan diri, karena yang ditunda itu untuk jamaah umroh. Untuk penyelenggaraan ibadah haji masih ada waktu guna mempersiapkan diri,” terangnya. (CW1)