Kemenag Bengkulu Imbau Tak Lakukan Salat Idul Fitri di Masjid

Foto IST/ BE – Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sebanyak lima ribu masjid Provinsi Bengkulu diimbau tidak melakukan salat Idul Fitri 1441 Hijriah. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar guna pencegahan penularan Covid-19.

“Kita sudah mengirimkan surat edaran keseluruh pengurus masjid di Bengkulu yang sekitar lima ribu untuk tidak melakukan salat ied berjamaah,” ujar Bustasar, Senin (18/5).

Dilanjutkan Bustasar, selain melarang pelaksanaan salat ied di masjid, pihaknya juga melarang pelaksanaan salat ied di lapangan terbuka, seperti yang sering dilakukan setiap tahunnya. Saat ini, umat muslim di Bengkulu diminta melakukan salat Idul Fitri berjamaah dengan keluarga di rumah masing-masing.

“Salat ied itu sunah jadi bisa dilakukan di rumah. Kita juga sudah siapkan khotbah untuk diputar di rumah. Khotbah ini bisa diambil di KUA,” ungkapnya.

Tetapi sambung Bustasar, pihaknya tetap membolehkan takbiran di masjid, namun dilakukan dengan protokol penanganan Covid-19. Namun hanya beberapa orang seperti pengurus masjid dan harus menjaga jarak.

“Kalau takbiran keliling tidak dibolehkan. Masyarakat diminta mematuhi imbauan pemerintah dan Kemenag, karena wabah ini belum berakhir,” paparnya.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Bengkulu Rohimin mengatakan, umat muslim di Bengkulu diminta mematuhi fatwa MUI tentang pelarangan salat ied di masjid untuk mencegah penularan covid-19. Pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang fatwa tersebut keseluruh pengurus masjid di Bengkulu.

“Kita minta umat muslim di Bengkulu mengikuti fatwa MUI dan harus bersama-sama mencegah penularan covid-19 ini,” tutupnya. (HBN)