Kemenag Apresiasi Prestasi MAN IC

=foto Bustasar

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd mengapresiasi prestasi yang dicapai oleh Madrasah Aliyah Negeri Insan Cita (MAN IC) dalam ujian nasional 2019 baru lalu. Prestasi tersebut tidak dicapai dengan mudah.

‘’MAN IC itu satu-satunya di Bengkulu, siswanya diseleksi secara nasional. Kepala sekolah dan guru-guru bertekad MAN IC menjadi berkualitas, bermartabat dan berakhlak mulia. Apa yang dicapai saat ini merupakan rangkaian proses yang telah terjadi di MAN IC,’’ ujar Bustasar kepada BE, kemarin.

Seperti diketahui, hasil Ujian Nasional Tingkat SMA se-Provinsi tahun 2019, MAN IC yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut untuk bidang IPA meraih peringkat 3 setelah SMAN 5 Kota Bengkulu dan SMAN 1 Rejang Lebong (Curup). Untuk bidang IPA, hasil UN MAN IC juga meraih peringkat 3. Selain itu, satu siswa MAN IC meraih peringkat 10 hasil UN IPS atas nama M Rizalul Fitri.

Salah satu siswa MAN IC atas nama Katsamatul Aulia meraih nilai 10 untuk mata pelajaran Biologi. ‘’Atas nama Kakanwil Kementerian Agama, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Bengkulu dan Bupati Bengkulu Tengah yang telah membantu MAN IC berdiri di Bengkulu.

MAN IC ini merupakan aset bagi daerah. Kami tahu, Pak Gubernur Bengkulu memiliki perhatian yang besar untuk melayani putra-putra Bengkulu agar mendapatkan pendidikan berkualitas. Kepada Bupati Benteng, kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan selama ini kepada MAN IC Bengkulu. Semoga kedepan, Pak Bupati bisa membantu MAN IC melengkapi sarana dan prasarana di MAN IC. Tanpa dukungan dan perhatian dari masyarakat, MAN IC tidak akan berdaya,’’ tutur mantan Kepala Kemenag Bengkulu Utara ini.

Lebih lanjut Bustasar menyatakan, MAN IC merupakan garda terdepan sebagai benteng bagi generasi muda bangsa.
‘’Prestasi yang dicapai itu merupakan hasil kerja keras semua pihak di MAN IC. Selain prestasi tersebut, siswa MAN IC juga dilengkapi dengan pelajaran fiqih, akhlak dan pendidikan agama lainnya. Dalam mengelola MAN iC, kami memang mengedepankan kualitas. Dengan bekal tersebut, kami berharap mereka jauh dari narkoba, pergaulan bebas dan lain-lain,’’ tuturnya.

Apa yang dicapai oleh MAN IC, diharapkan Bustasar dapat dicontoh oleh madrasah lain yang ada di Provinsi Bengkulu. ‘’Apa yang dicapai MAN IC herus diikuti MAN lain. Sejauh ini, madrasah di Bengkulu sudah mendapat apresiasi yang besar dari masyarakat. Terbukti saat pembukaan penerimaan siswa yang digelar madrasah-madrasah di Kota Bengkulu, jumlah pendaftar lebih banyak dari kursi yang tersedia.

Kepala MAN IC, Imam Ghozali, M.Pd. menyatakan bersyukur atas prestasi yang telah dicapai oleh para lulusan MAN IC. ‘’Keberhasilan siswa kami pada ujian nasional lalu tidak lepas dari kerjakeras seluruh komponen MAN IC Bengkulu. Untuk menghadapi UN 2019, para guru pengampu mata pelajaran UN dilatih di nasional yakni di MAN IC Serpong. Selanjutnya para guru tersebut membina para siswa dengan sebaik-baiknya.

Sebelum menghadapi UN, para siswa dilatih dan diujicoba mengerjakan soal-soal Pra UN melalui 5 kali try out baik yang digelar bersama maupun try out sendiri yang digelar oleh sekolah. Setiap hari dari pagi hingga siang siswa belajar di kelas, sedang malam mereka kembali berlatih dibimbing oleh gurunya masing-masing di asrama,’’ tutur Imam Ghozali mengungkap resep prestasi yang dicapai MAN IC pada UN 2019 ini.(**)