Kembangkan Wisata Religi, Kemenag Gelar FGD

APRIZAL/BE
Bupati BU Ir H Mian membuka secarà resmi kegiatan FGD Pengembangan Desa Wisata Religi Berbasis Multikultural dengan Pendekatan Community Based Tourism di Kemenag BU, Kamis (9/9)

ARGA MAKMUR, BE – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Pengembangan Desa Wisata Religi Berbasis Multikultural dengan Pendekatan Community Based Tourism. Kegiatan ini dilakukan bekersama dengan jajaran Dosen UIN Bengkulu, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu beserta jajaran OPD terkait Pemkab BU. FGD yang berlangsung pada Kamis pagi tersebut juga dihadiri langsung Bupati BU Ir H Mian dan Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAP.

Dalam sambutannya Kepala Kemenag BU H Ajamalus SAg MHI mengatakan, pelaksanaan ini FGD ini bertujuan untuk mengembangkan destinasi wisata religi di Kabupaten BU, agar Kabupaten BU yang saat ini telah menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Bengkulu menjadi Desa Terpadu Persatuan Umat Beragama tingkat nasional oleh Kementerian Agama RI, menjadi salah satu potensi destinasi religi bagi Provinsi Bengkulu.

“Ya, hal ini dilakukan dalam upaya kita menjadikan Kabupaten BU menjadi destinasi wisata religi di Provinsi Bengkulu. Dimana kita ketahui salah satu Desa yang ada di Kabupaten BU memiliki keberagaman agama dan istiadat,” kata Ajamalus.

Disisi lain, Bupati BU Ir H Mian saat ditemui usai membuka secara resmi kegiatan tersebut, memberikan apresiasi kepada pihak Kemenag BU yang telah menghelat kegiatan ini. Karena kegiatan yang dilakukan Kemenag ini merupakan salah satu wacana program kerja prioritas Pemkab BU dalam mengembangkan Desa Rama Agung ya g berada di Kabupaten BU sebagai destinasi wisata religi yang ada di Kabupaten BU.

“Tentu apa yang dilakukan oleh Kemenag BU ini sangat kita apresiasi, dimana kegiatan ini juga merupakan wacana program priorotas kita dalam mengembangkan destinasi wisata,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Mian berharap dengan adanya kegiatan ini semoga apa diharapkan segera terwujud. Namun dalam pemgembangan destinasi wisata ini pun tidak mudah membalikan telapakan tangan dan semuanya butuh proses. Selain itu juga Bupati Mian selaku kepala daerah, dirinya pun akan mendorong penuh apa yang menjadi program prioritas dalam pelaksanaan FGD ini.

“Kita selaku pemerintah daerah berkewajiban dalam mewujudkan mimpi secara bersama-sama dengan semua elemen untuk membangun Kabupaten BU, terutama di sektor wisata di Desa Rama Agung menjadi daerah Obyek Wisata religi. Kita harap hal ini segera terealisasi, walaupun secara bertahap,” tandasnya. (127)