Kembangkan Teknologi Pengusir Hama, Dapat Beasiswa Rp 10 Juta dari Bupati BU

Mengembangkan daerah asal adalah tugas mulia.   Inilah yang telah dilakukan putera daerah Bengkulu Utara, Tunggul Dian Santoso yang telah memberikan karya dengan memanfaatkan bidang pertanian.  Ia menciptakan mesin pengusir hama yang dapat diterapkan masyarakat di daerahnya yang rata-rata bermata pencaharian bertani.

MARTI RETU KODBINANSI, Arga Makmur

PUTRA daerah asli Bengkulu Utara ini telah menempuh pendidikan di Politeknik Pratama Mulia (Politama) Surakarta jurusan Teknik Informatika.  Ia patut dijadikan contoh.

Kemarin, ia mendapat  beasiswa pembinaan dari bupati Arga Makmur, Dr Imron Rosyadi, MM, MSi yang bertepatan dengan upacara hari ulang tahun Arga Makmur yang ke-36.  Atas anugerah yang diraih Tunggul, ia mendapatkan beasiswa pembinaan senilai Rp 10 juta guna mengembangkan teknologi pertanian yang telah berhasil ia raih.

“Proses penemuan teknologi tersebut sudah  dari tahun 2009 lalu hingga saat ini. Ahamdulillah saat ini sudah bisa dimanfaatkan petani untuk mengusir hama padinya,” ujar Tangguh yang bertujuan memajukan perrtanian di daerahnya.

Meski telah berhasil memberikan sebuah karya, tidak hanya sebatas itu saja, Tangguh berupaya untuk tetap meneruskan penelitian teknologi barunya agar lebih berkembang dan bisa menghasilkan dampak yang baik bagi pertanian di desanya (Padang Jaya).

“Karena saya asli putera daerah Bengkulu Utara dan dengan ilmu yang telah saya peroleh akan saya kembangkan disini agar Begkulu Utara pertaniannya maju dan ekonomi masyarakat menjadi meningkat untuk bisa memberikan hasil yang maksimal,” tukasnya. (117)