Kembangkan Nilai Budaya Melalui Lomba

=FOTO 1=
IRUL/Bengkulu Ekspress
LOMBA: Para siswa tingkat SMP Kaur saat mengikuti lomba tari kreasi dan cerita rakyat yang digelar Despendik Kaur di gedung budaya Taman Benika Kaur, Kamis (14/11).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kaur, menggelar lomba tari kreasi baru daerah dan cerita rakyat tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Kaur. Lomba yang digelar di gedung budaya taman Benika Kota Bintuhan dan diikuti puluhan siswa itu dibuka langsung Kepala Dispendik Kaur, Endy Yulizar SP, Kamis (14/11).

“Kegiatan lomba ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan seni tari serta nilai budaya Kaur,” kata Endy dalam sambutannya, kemarin (14/11).

Dikatakan Endy, kegiatan lomba tari kreasi dan cerita rakyat dengan Tema ”Bangun Sinergitas Para Pelaku Seni Dalam Pelestarian dan Pengembangan Nilai Budaya Kaur”. Dengan tema ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan kreativitas anak-anak, kreativitas para pecinta seni, dan berikan ruang untuk memaksimalkan mengeksiskan diri sehingga kompetisi ini mampu mendorong, dan kesenian penuh dengan energi yang positif.



“Disamping melestarikan seni budaya yang sudah ada, dengan perlombaan ini diharapkan kreativitas yang muncul nanti akan menumbuhkan keanekaragaman tarian yang ditampilkan,” harapnya.

Ditambahkannya, melalui lomba ini mampu menumbuhkan semangat dan mengembangkan nilai-nilai budaya luhur peninggalan leluhur agar tidak sampai terkikis dengan arus modernisasi. Dimana perkembangan zaman dewasa ini sangat pesat, dan tentu saja akan membawa pengaruh yang besar. Selain itu tentu saja bisa menggerus nilai-nilai kebudayaan. Maka dari itu, adat diharapkan bisa menjadi benteng untuk menangkal dampak buruk yang bisa mengikis adat kebudayaan.

“Kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnya. Lomba juga diharapkan terus berkembang, dan setiap tahunnya ada perkembangan seni tari dengan tidak meninggalkan estetika dari seni tari khas Kaur seperti mainang. Juga saya minta kepada siswa untuk mempromosikan nilai-nilai budaya yang tumbuh di Kaur ini,” harapnya. (618)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*