Kembang Api Meriahkan Puncak Pergantian Tahun

BENGKULU, BE – Puncak perayaan malam tahun baru di pantai panjang sangat meriah.  Ini dibuktikan dengan ribuan masyarakat Bengkulu yang memadati baik ruas jalan maupun pantai panjang.  Membludaknya masyarakat yang menuju pantai panjang membuat macet beberapa titik jalan yang ada pantai panjang, terutama di depan Bengcoelen Mall (BIM) hingga Simpang Horizon dan pantai Pasar Baru hingga Tapak Paderi.  Bahkan di Tapak paderi macet total.

Beberapa titik yang menjadi pusat berkumpul pengunjung adalah area Pantai Pasir Putih, Sport Center, Tapak Paderi dan Pantai Jakat.  Dan perayaan puncak yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Bengkulu bertempat di Sport Center yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah MPd. Gubernur Bengkulu beserta rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 23.40 WIB.  Saat Gubernur Bengkulu tiba di lokasi seorang petugas menembakkan Suar ke udara yang menandakan dimulainya pesta Kembang Api, setelah ditembakkannya Suar, ribuan kembang api menghiasi langit pantai panjang.

Pemerintah Provinsi sendiri menyiapkan 1200-an kembang api. Sedangkan detik detik pergantian tahun baru ditandai dengan peniupan terompet oleh Gubernur Bengkulu beserta rombongan. Dalam sambutannya sebelum peniupan terompet tanda bergantinya tahun Gubernur Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah membuat acara dengan meriah.

“Terima kasih juga kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayan yang telah menyusun Calender Of Events Pariwisata Bengkulu 2013,” ungkap Sang Gubernur.

Tiga event besar yang ada di dalam Calender Of Events tersebut adalah Festival bumi Rafflesia yang dilatarbelakangi keberadaan bunga Rafflesia sebagai bunga terbesar di Indonesia dan pesona warisan alam yang unik, Rafflesia Beach Festival yang akan mengusung potensi bahari dan Sport Tourism serta pergelaran seni budaya tradisional, Festival Tabot dengan Skala Internasional kegiatan ritual yang dikemas dalam bentuk festival akan melibatkan berbagai negara sahabat.

“Mari ditahun 2013 ini kita membangun Provinsi Bengkulu agar menjadi lebih baik dengan tetap memegang etika agama, sehingga Provinsi Bengkulu maju sejahtera, beriman dan berakhlak mulia,” tambah Junaidi. (cw2)