Kemarau, Bengkulu Waspadai Ancaman Kekeringan dan Potensi Karhutla

FOTO DOK/BE – Kebakaran lahan dan hutan yang pernah terjadi di Kabupaten Rejang Lebong

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau di Provinsi Bengkulu saat ini harus menjadi perhatian serius semua pihak. Sebab itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar, meminta semua pihak di Provinsi Bengkulu waspadai ancaman kekeringan dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Memasuki musim kemarau, itu pertanda kita waspada kebakaran hutan dan kekeringan,” ungkap Rusdi di Bengkulu, Senin (6/7)

Rusdi menjelaskan, memasuki pergantian musim tersebut, pihaknya mempedomani data dari BMKG, dengan memberikan surat imbauan kepada BPBD Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, ketika terjadi peralihan musim untuk waspada.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain api, membakar dan membuang puntung rokok sembarangan saat musim kemarau. Karena itu semua indikasi atau cela penyebab kebakaran tertinggi,” imbaunya.

Kemudian, sambung Rusdi, BPBD juga telah mengingatkan beberapa daerah untuk memperhatikan dan menjaga sumber air bersih agar terhindar dari kekeringan saat kemarau. Terlebih, di Provinsi Bengkulu, kata Rusdi ada dua Kabupaten yakni Seluma dan Bengkulu Selatan yang rawan terjadi kekeringan saat musim kemarau tiba.

“Kita minta masyarakat jangan terlena, maka kita menghimbau melalui BPBD Kabupaten/Kota masing-masing ketika memasuki musim kemarau tetap harus waspada,” tutupnya. (HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*