Kemaluan Remaja Dipotong di Kawasan TWA Pantai Panjang

IST/BE
TKP: Di sinilah lokasi penganiayaan sadis yang dialami RZ, di sekitaran TWA Pantai Panjang.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Penganiayaan sadis dialami RZ (16) warga Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu. Korban dianiaya dengan cara organ vital (alat kelamin) dipotong oleh keluarga pacar korban.

Diduga masalah asmara yang menjadi dasar kasus penganiayaan tersebut. Kejadian tersebut dialami RZ disekitaran Taman Wisata Alam (TWA) Pantai Panjang, Kamis (19/3) siang.

Sempat melarikan diri setelah melakukan penganiayaan, keluarga pacar korban berinisial Mu, warga Kecamatan Ratu Agung menyerahkan diri ke Polres Bengkulu. Saat ini terduga pelaku Mu masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu.

“Iya pelaku sudah kita amankan, kita masih selidiki untuk memperdalam kasus ini,” jelas Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma Trisna SIK.

Kasus penganiayaan tersebut diketahui pertama kali pegawai Resort TWA Pantai Panjang. Sekitar pukul 11.30 WIB, korban mendatangi resort dengan keadaan lemas dan berlumuran darah. Saat ditanya, korban hanya mengatakan baru saja dianiaya dengan cara ditujah senjata tajam.

Karena pihak resort melihat kondisi korban yang sangat memprihatinkan dipenuhi darah hampir di setiap badan, leher, lengan dan bagian bawah badan pihak resort langsung membawa ke RSUD M Yunus.

“Dio tu datang sempoyongan, kami kiro mabuk. Tapi dio ini banyak luko, darah banyak sekali, karena kami lihat kondisi seperti itu langsung kami bawa ke rumah sakit,” jelas pengelola Resort TWA Pantai Panjang, Nevi Dianti.

Tidak lama setelah korban sampai di rumah sakit, keluarga korban mendatangi TKP. Salah satu keluarga korban, AA mengatakan, korban sebelumnya berada di rumah, kemudian dijemput oleh pelaku. Saat menjemput korban, pelaku mengatakan hendak menawarkan pekerjaan. Karena mendapat tawaran pekerjaan, korban akhirnya mengikuti pelaku. Tetapi setelah itu, korban malah dibawa ke TWA Pantai Panjang dan dianiaya. Selain kemaluannya dipotong, korban mengalami luka di bagian leher dan dada.

“Yang lakukan penganiayaan itu salah satu keluarga pacar korban. Tadi korban dijemput ke rumah katanya ada pekerjaan,” pungkas AA.

Saat ini kasus tersebut masih didalami Sat Reskrim Polres Bengkulu untuk mendalami motif penganiayaan sadis yang dilakukan pelaku terhadap korban RZ. (167)