Keluarga Najamudin Peduli Korban Banjir

Budhi//Bengkulu EkspressSultan B Najamudin bersama dr Lia dan keluarga besar Najamudin saat berfoto bersama dengan beberapa jenis bantuan yang akan diserahkan ke korban banjir yang melanda Provinsi Bengkulu.

Bantu RibuanĀ  Mie Instan, Air dan Obat-obatan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Mengetahui musibah banjir dialami masyarakat Provinsi Bengkulu, secara spontan Sultan Bahtiar Najamudin tergerak hatinya untuk memberikan bantuan sembako untuk para korban banjir baik yang berada di kota maupun korban yang ada di Kabupaten.

Diketahui, mantan Wakil Gubernur Bengkulu tersebut tak bisa tinggal diam melihat kesedihan dan kesusahan masyarakat yang sedang kebanjiran tersebut. Karena menurut dirinya kesusahan dan kesedihan warga Bengkulu merupakan kesusahan bagi dirinya.



“Saya sudah mengecek wilayah mana saja yang lokasi banjirnya parah, dan dengan bantuan keluarga saya harus hadir ditengah-tengah mereka dengan memberikan bantuan seperti sekarang ini,” tuturnya saat menggelar jumpa pers di kediaman Yayasan Najamudin, kemarin (29/4).

Ia mengatakan, ada sekitar hampir 1000 dus air mineral, 1000 dus indomie, susu, makanan ringan, obat-obatan, uang santunan dan pakaian yang layak digunakan miliknya dan dr Lia, selimut serta popok bayi.”Setidaknya dengan bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan para korban,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dirinya bersama dr Lia dan keluarga besar Najamudin akan selalu membantu warga yang sedang mengalami kesulitan seperti sekarang ini dan hingga kapan bantuan itu selesai, dirinya tidak membatasinya.”Mulai malam ini (kemarin, red), bantuan akan segera kita salurkan dan bagikan ke posko-posko, termasuk diwilayah Kabupaten yang dampak bencananya cukup para seperti di Bengkulu Tengah dan Kaur,” bebernya kepada Bengkulu Ekspress.

Pada kesempatan itu, Sultan juga mengingatkan agar masyarakat yang rumahnya dilanda banjir untuk sementara ini mengungsi di tempat pengungsian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Menurut Sultan, keselamatan jiwa lebih utama dibanding segalanya. “Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang terkena dampak banjir agar berada di posko pengungsian banjir. Keselamatan jiwa yang utama dari harta benda,” demikian Sultan. (529)