Keluarga Jawa Bengkulu, Deklarasikan Dukung RM-SATU

RMMahfud MD: RM Sosok Tekun, Bertanggung Jawab dan Setia Kawan

BENGKULU, BE – Setelah tokoh-tokoh Rejang bersatu se-Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan kepada calon Gubernur Bengkulu nomor urut 1, Ridwan Mukti – Rohidin Mersyah. Kali ini keluarga Jawa, juga mendeklarasikan dukungan kepada nomor urut satu, dalam acara Seni Budaya Jawa Provinsi Bengkulu, di Gedung Balai Buntar Kota Bengkulu, kemarin (30/11). Sesepuh Jawa, H Soeparno Choirun menjelaskan dukungan tersebut dilakukan dengan banyak pertimbangan. Salah satu pertimbangan pentingnya ialah, bahwa Ridwan Mukti merupakan sosok pemimpin yang memiliki tanggung jawab tinggi, dapat menjadikan teladan, pengalaman luas dan memiliki kredibilitas yang mumpuni.

“RM ini orangnya memiliki sikap kepemimpinan, dalam bahasa Jawa ingkarso tulodo, ingmadyo mangun karso dan tutwuri handayani. Dengan sifat demikian maka daerah tersebut akan menjadi baik sesuai dengan harapan masyarakat,” terang Soeparno yang juga sebagai sesepuh Jawa Timur kepada BE, usai pentas seni kemarin (30/11).

Lanjutnya, keluarga Jawa ini juga menitipkan harapan kepada Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah ketika terpilih menjadi Gubernur pada 9 Desember mendatang. Diantaranya ialah, keluarga Jawa tersebut mendoakan Bengkulu mendapat pemimpin yang bersih untuk terhindar dari Korupsi, Kolusi dan Napotisme (KKN), keluarga Jawa juga menyakini bila dipimpin oleh Ridwan Mukti dan Rohidin Mersya, Bengkulu akan menjadi maju dan birokrasinya bakal tertata jauh dari KKN. Kemudian, mengajak masyarakat Bengkulu untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

“Kita juga menekankan kepada Penyelenggara Pilkada untuk dapat melakukan tugasnya dengan jujur dan profesional. Agar Bengkulu benar-benar mendapatkan pemimpin yang amanah,” ujar Soeparno yang akrap disapa Ebes ini.

Pagelaran seni Jawa ini menghadirkan tokoh Jawa nasional, Mahfud MD, Calon Gubernur Bengkulu; Ridwan Mukti, Tokoh Jawa Provinsi Bengkulu; Muslihan HZ, Mbah Syaikun berserta para tokoh Jawa lainnya. Pagelaran ini menampilkan seni Reog Ponorogi dari Paguyupan Singgo Manggolo Kota Bengkulu dan beberapa bentuk kesenian lainnya.

Sementara itu, mantan Ketua MK, Mahfud MD dalam orasi budayannya menekankan bahwa untuk menjadi pemimpin harus dapat memegang 8 pedoman kepemimpinan yang dikenal Hasta Berata. Dalam bahasa Jawa 8 point Hasta Berata tersebut ialah Surya atau orang yang memiliki konsistenitas, Candra atau orang yang selalu memberikan sinar dan tidak sombong dalam memimpin. Kemudian Buana atau bersikap tenang, Kartika atau orang yang dapat memandu dalam memimpin untuk menunjukkan arah rakyatnya, Angkasa atau orang yang berprilaku terbuka dan lapang dada. Selanjutnya Bayu atau membawa penyegaran dalam memimpin, Banyu atau dapat menyubirkan dan mensejahtrakan rakyatnya. Kemudian yang terakhir ialah Geni atau seorang pemimpin yang dapat menyelesaikan permasalahan ditengah-tengah masyarakatnya.

“Semua yang ingin menjadi pemimpin harus memiliki pedoman tersebut. Bila pedoman tersebut dilakukan maka, Rakyatnya atau masyarakatnya bakal menjadi sejahtra dan dicintai oleh rakyatnya sampai kapanpun,” pungkas Mahfud menutup orasi budayanya.

Selanjutnya Mahfud MD juga mengungkapkan bahwa sosok Ridwan Mukti yang akrap disapa RM ini, telah lama dikenal sejak masih menduduki perguruan tinggi dan akrap sewaktu berhimpun di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dalam penilaiannya, RM ini ialah sosok yang tekun, bertanggung jawab dan setia kawan.

“Saya kenal baik Ridwan Mukti, kalau anda bertanya siapa yang terbaik untuk Bengkulu kedepan, iya Ridwan Mukti. Saya lihat sejak dia di DPR RI hingga menjadi bupati dua periode tidak pernah tersandung kasus, artinya dia benar-benar pantas membawa Bengkulu pada arah lebih baik” terang Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ini pada wartawan selepas menghadiri pagelaran seni budaya Jawa kemarin. (151)