Kekurangan Reward Atlet Dibayar Tahun Depan

Foto : Ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan akan membayar keseluruhaan kekurangan reward atlet Bengkulu yang telah meraih medali dalam Porwil X Sumatera. Sebab, anggaran Rp 2,5 miliar untuk reward sebelumnya, belum mampu mencover banyaknya medali yang diraih atlet Provinsi Bengkulu. Penjabat (Pj) Sekdaprov Bengkulu, Drs Hamka Sabri mengatakan, kekurangan pembayaran reward atlet itu telah masuk dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) APBD 2020 mendatang.

“Kekurangan itu sudah masuk dalam pembahasan di APBD 2020. Jadi tidak perlu khawatir, kekurangan itu tetap akan dibayar tahun depan,” terang Hamka kepada BE, kemarin (12/11).

Kekurangan anggaran pembayaran atlet itu diperkiran sampai Rp 1,874 miliar. Sebab, anggaran Rp 2,5 miliar sebelumnya jika dibayarkan untuk peraih medali emas sebanyak 25 medali dengan nilai reward Rp 100 juta, maka hanya cukup untuk membayar medali emas saja.

Sementara reward untuk peraih medali perak Rp 75 juta dan medali perunggu Rp 50 juta belum cukup. Mengingat Bengkulu mendapatkan total medali emas 25, perak 13 dan medali perunggu 18.
“Ya kekurangan itulah yang dianggarkan,” tuturnya.

Ditegaskan Hamka, kekurangan anggaran reward itu memang tidak diduga. Sebab, Bengkulu pada awalnya hanya menargetkan 10 medali emas. Namun setelah selesai pertandingan, peraihan medali diluar dugaan, sampai lebih dari dua kali lipat. Yaitu 25 medali emas. “Ini memang prestasi yang membanggakan. Tapi memang di sisi lain kita tidak menyangka kekurangan pembayaran reward. Komitmen pemerintah tetap jelas, akan tetap dibayarkan,” tambah Hamka.

Untuk itu, para atlet yang telah mendapatkan medali untuk tetap bersabar menunggu tahun depan. “Jangan khawatir, itu kewajiban pemerintah,” ujarnya. Para atlet juga diminta fokus latihan untuk melaju di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Sehingga nama Bengkulu kembali harum di tingkat nasional. “Kita harus persiapkan untuk masuk ke PON. Tantangan kedepan akan semakin berat,” ungkap Hamka.

Di sisi lain, Hamka juga menegaskan, meskipun Bengkulu baru perdana menjadi tuan rumah event olahraga kelas Sumatera, namun sudah berhasil dan sukses. Upaya ini harus tetap diapresiasi, sehingga ke depan, event nasional olahraga bisa digelar di Provinsi Bengkulu. “Yang terpenting, Porwil di Bengkulu ini sukses dan kita apresiasi kepada semua pihak yang sudah sama-sama membantu mensukseskan Porwil ini,” tutupnya. (151)