Kekurangan 71 Tagana

==Reko Haryanto==

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Untuk memenuhi kebutuhan anggota Tanggap Bencana (Tagana) di setiap desa dan kelurahan minimal 1 orang. Sementara Kabupaten Lebong baru memiliki 33 orang anggota Tagana, sehingga saat ini masih kekurangan sebanyak 71 orang anggota dari total 93 desa dan 11 kelurahan di Kabupaten Lebong.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong, Reko Haryanto SSos MSi mengatakan, bahwa masih kurangnya anggota Tagana untuk memberikan bantuan ketika terjadinya bencana di Kabupaten Lebong telah disampaikan oleh pihaknya ke Pemerintah Provinsi Bengkulu.



“Kekurangan yang kita alami saat ini telah kita ajukan agar bisa mendapatkan penambahan,” sampainya, kemarin (19/05)

Kurangnya anggota Tagana mengakibatkan berbagai kendala ketika terjadinya bencana di Kabupaten Lebong. Seperti untuk membuat dapur umum atau membangun tenda yang saat ini masih mengalami kendala. “Serta masih ada kendala-kendala lain akibat kurangnya jumlah anggota,” ucapnya.

Ditambahkan Reko, Kabupaten Lebong merupakan wilayah yang masuk dalam katagori wilayah rawan bencana. Untuk itulah 1 orang anggota tagana yang beada di masing-masing desa dan kelurahan memang sangat dibutuhkan. “Ketika ada bencana akan cepat diketahui, sehingga anggota tagana lainnya bisa cepat respon memberikan bantuan,” jelasnya.

Untuk itulah, apa yang telah disampaikan oleh pihaknya untuk penambahan anggota Tagana yang saat ini kurang sebanyak 71 orang untuk memenuhi masing-masing desa dan kelurahan di Kabupaten Lebong, dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. “Apapun kita terima, terpenting anggota Tagana Lebong bisa bertambah,” harap Reko.(614)