Kejari BU Buka Layanan Pembayaran Tilang Keliling

Pembayaran tilang keliling yang dilakukan pihak Kejari BU, kemarin (27/2) di depan Alun-Alun Rajo Malin Paduko.

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Sebagai wujud nyata dengan telah dilakukannya penandatanganan pencanangan zona integritas dalam rangka pembangunan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melaksanakan program yang diberi nama Batik Kagano atau Barang Bukti Kami Antar Dengan Oke.

Dengan cara membuka pelayananan pembayaran tilang keliling. Hal tersebut diungkapkan langsung Kasi Intel Kejari BU Denny Agustian SH yang saat berada di lokasi, kemarin (27/2).”Ya, program ini kita lakukan sebagai langkah pihak Kejari BU dalam mensukseskan pembangunan WBK dan WBBM yang telah dicanangkan oleh Kajari BU beberapa waktu lalu. Program ini kita namakan Batik Kagano dimana dalam program ini kita melakukan pembayaran tilang keliling,” kata Kasi Intel Denny.

Denny menambahkan, bahwa tujuan dari tilang keliling ini sebagai wujud pihak Kejari BU dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga barang bukti yang ada pihak Kejari BU langsung memberikannya kepada masyarakat dan tidak perlu lagi datang ke kantor Kejari.

“Tujuannya tidak lain kita mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan mempermudah masyarakat serta memperkenalkan kepada masyarakat bahwa ini lho, Kejari BU siap melayani dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Lebi lanjut, Denny menyampaikan, bahwa pembayaran tilang keliling ini pihaknya sudah melaksanakan 2 kali, dimana di hari pertama pihaknya melaksanakan di Pasar Terminal Purwodadi. Dan dihari kedua ini dilaksanakan di depan Alun-Alun Rajo Malin Paduko Arga Makmur.

Dirinya pun menuturkan, pelaksanaan ini akan dilakukan 2 kali dalam seminggu, tapi tidak kemungkinan bahwa untuk ke depannya, loket pengambilan dan denda keliling akan hadir di setiap kecamatan.

“Kita ambil di daerah alun-alun supaya masyarakat tahu dan kenal dulu, bahwa Kejari BU punya program layanan ambil denda tilang keliling.Yang jelas untuk tahap awal ini kita lakukan 2 kali dalam seminggu. Dan kita lihat dulu animo dari masyarakat, apabila memungkinkan kita juga berencana untuk menjadwalkan mobil keliling bisa hadir di setiap kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga Burhanudin (60) warga Desa Talang Lembak yang sedang mengurus pembayaran surat tilang mengakui bahwa dengan adanya pembayaran tilang keliling ini sangat membantu masyarakat, karena dengan adanya program ini masyaralat dipermudah dan prosesnya pun tidak lama.

Dan dirinya pun berharap program layanan ini tidak hanya dilakukan di seputaran kota Arga Makmur saja, namun harus ada di setiap kecamatan.”Ya, sangat terbantulah, dengan adanya pembayaran tilang keliling ini kita tidak perlu repot-repot datang ke Kantor Kejari lagi. Yang jelas kami berharap ke depannya pembayaran tilang keliling ini tidak hanya di wilayah Kota Arga Makmur saja, namun harus ada di seluruh kecamatan,” tukasnya. (127)