Kejadian Luar Biasa, 11 Warga Terserang DBD

TAIS, BE- Wabah Demam berdarah atau DBD di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi Seluma menjadi kejadian luar biasa (KLB). Pasalnya, sejak 2 pekan terakhir, setidaknya 11 orang warga menderita penyakit secara sererentak yang diduga DBD. Akibatnya, pasien dalam jumlah banyak itu terpaksa masuk rumah sakit untuk mendapat perawatan medis intensif. Kades Tumbuan Jalaludin mengakui hal tersebut. Dikatakannya, sejak 2 minggu terakhir warganya diketahui menderita gejala DBD seiiring dengan kondisi cuaca dalam keadaan panca-roba. Menurutnya, secara pasti warganya yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Bengkulu sudah terdata 11 orang. Kondisi tersebut, katanya sudah dilaporkan pemerintah desa ke Dinas Kesehatan Seluma untuk mendapat bantuan penanganan dan pencegahan penularan yang lebih luas. Menurut Jalaludin, bantuan yang diharapkan warga desanya dari pemerintah setidaknya berupa penyuluhan mengenai program 3 M dan fogging. Sejauh ini, tenaga medis yang bertugas di desa dan pemerintah desa telah memluai mensosialisasikan program 3 M itu, yakni menguras, mengubur dan menutup tempat-tempat penampungan air agar jentik nyamuk tak bisa berkembang biak. Namun, sosialisasi tersebut dianggap kurang efektif karena masih membutuhkan bantuan langsung dari instansi terkait. “Kita berharap bantuan pemerintah untuk mengatasi masalah ini dan mencegah penularan lagi. Kita juga berharap ada bantuan bukuk ABT atau anti jentik nyamuk agar warga tak lagi menjadi korban DBD tambahan,” katanya. (444)