Kegiatan Manasik Haji Tuntas

Tampak pra CJH BU usai melaksanakan manasik haji menggunakan Ka'bah
ARGA MAKMUR, BE – Kegiatan manasik calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) selama empat hari lalu yang berakhir kemarin (8/8) berjalan sukses. Hal tersebut disampikan Kepala Kemenag BU H Bustasar MPd.
Dijelaskannya, tujuan manasik haji, untuk memberikan ilmu sesuai dengan ajaran agama dalam menunaikan ibadah haji oleh 158 orang CJH  BU yang akan diberangkatkan tahun ini. Sehingga saat menjalankan haji sesungghunya para CJH tidak canggung dan salah lagi. “Manasik haji ini wajib diikuti oleh seluruh CJH tanpa terkecuali, dengan adanya manasik ini para CJH sudah ada bekal dalam menjalankan hajinya kelak dan tidak ada lagi kesalahan, paling tidak mereka sudah tahu apa saja kegiatan disana,” jelas Bustasar.
Kepala Kantor KUA Kecamatan Giri Mulya M Yasir SAg menjelaskan, kegiatan manasik haji yang terkahir dilaksanakan kemarin siang dilakukan layaknya pelaksanaan haji sungguhan, untuk kegiatan manasik haji pun yakni pemberian materi kepada para CJH baik dari panitia Kemenag BU dan Kemenag Provinsi Bengkulu. “Manasik haji sduah tuntas dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh CJH, kegiatan manasik haji layaknya kegiatan haji sungguhan yang tidak jauh berbeda,” ungkapnya.
Sementara itu, hari terakhir manasik kemarin  terkait kegiatan tawaf, Sa’i Safa-Marwa, dan tahalul sani dilakukan di Kantor Kemenag Arga Makmur. Panitia mendirikan sebuah miniatur Ka’bah di tengah lapangan kantor. Sebelumnya para jemaah haji ini telah melakukan pemondokan di masjid agung selama beberapa jam yang diibaratkan wukuf di Padang Arafah, kemudian dilanjutkan dengan Musdalifah atau pelontaran dari 10 zulhijah hingga 13 zulhijah, lalu ke Mina, dan  melontar jumrah.
“Untuk kegiatan manasik di hari terakhir ini tadi dari masjid agung kita berjalan menuju lapangan 45 untuk melakukan kegiatan mengambil kerikir dan pelemparan jumrah. Sedangkan untuk wukuf dan seterusnya itu dipusatkan di Kemenag. Kita buat memang ada ka’bahnya, seolah-olah manasik ini sungguhan dan setelah di Mekkah nanti para CJH tidak canggung lagi, itu harapan kita, dan smenjalakan kegiatan diberiakn kesehatan,” demikian Yasir. (117)