Kedepankan Prokes, Uji Coba AKM Lancar

Endang/BE
Pelaksanaan Ujicoba Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan survey Karakter tingkat SMA/SMK yang telah digelar selama dua hari terakhir. Kegiatannya berjalan cukup lancar.
Ditengah pandemi covid-19 pelaksanaan AKM cukup lancar. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19.

BENGKULU, BE – Pelaksanaan Ujicoba Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan survey Karakter tingkat SMA/SMK yang telah digelar selama dua hari terakhir. Kegiatannya berjalan cukup lancar.
Ditengah pandemi covid-19 pelaksanaan AKM cukup lancar. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19.

“Sebelum masuk ruangan masing-masing siswa wajib mencuci tangan dan menggunakan masker dan komputer yang disiapkan telah berjarak,” ungkap Koordinator UBKD Bengkulu Jefrinaldi kepada BE Rabu (21/10).

Dijelaskan Jefrinaldi, walau masih ada beberapa kendala klasik dan terjadi di daerah, seperti adanya pemadaman listrik, ganguan jaringan internet karena faktor cuaca, namun siswa tetap bisa mengikuti AKM dengan baik.
Uji coba pelaksanaan AKM dan survey karakter kebijakan Menteri Pendidikan. Dengan menyasar guru dan siswa.

Hal ini terkait dengan dihapuskanya Ujian Nasional maupun Ujian Sekolah Berstandar Nasional tahun 2021, yang selanjutnya diganti dengan AKM, Survey Karakter dan Ujian Sekolah.

Pelaksanaan uji coba pertama digelar di 53 sekolah yang tersebar di enam kabupaten/kota. Yaitu, Kota Bengkulu, Bengkulu Utara, Seluma, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, Kepahiang,” bebernya.

AKM dan Survey karakter diikuti siswa dan guru. Untuk mengetahui gambaran bentuk soal yang akan diujikan ke siswa, sehingga masing-masing sekolah setiap harinya melibatkan 30 siswa untuk mengikuti simulasi tersebut.
Fasilitator AKM di SMKN 5 Kota Bengkulu, Denita menuturkan, ”Ditengah pandemi covid-19 pelaksanaan AKM cukup lancar, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19. Sebelum masuk ruangan masing-masing siswa wajib mencuci tangan dan menggunakan masker dan komputer yang disiapkan telah berjarak.

Uji coba dibagi dalam dua sesi, setiap sesi diikuti 15 orang. Pada hari pertama dengan materi literasi sedangkan hari kedua materi literasi numerasi. Selama uji coba berlangsung siswa diberikan waktu mengerjakan soal sekitar 120 menit. Dengan bentuk soal bervariasi.

Kepala SMKN 5 Kota Bengkulu Dra Rismaiti menuturkan, dia bersyukur sekolahnya ditunjuk menjadi penyelenggara sekaligus peserta AKM untuk menghadapi AKM akhir untuk kelas XII. Ditengah pandemi covid-19 dan dimasa pembelajaran tidak tatap muka. Masing-masing wali kelas menunjuk siswanya untuk menjadi peserta untuk mengikuti AKM dengan persetujuan wali murid.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias mengikutinya dengan protokol kesehatan. Dengan mengukur suhu tubuh, wastafle, dan komputer sudah disusun jaraknya,” katanya.

Terkait mode soal bervariasi biasa melalui proses penalaan, analisi data, serta menyimpulkan, serta memutuskan. Karena, satuan pendidikan tidak diperkenankan masuk ke ruang ujian. Meksi begitu nanti ada dua guru yang yang mengikuti uji coba AKM sehingga menjadi bahan persiapan guru-guru dalam mengetahui bebtuk soal AKM. Materi AKM berupa literasi, numerasi dan survey karakter. (247)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*