Kebun Lada Rusak

AminudinTANAMAN lada di kebun-kebun petani di Kepahiang kini banyak yang mengalami kerusakan hingga mati akibat faktor cuaca ekstrim. Salah sorang petani Lada Desa Tebat Laut Kecamatan Seberang Musi, Aminudin (38) mengatakan, produksi tanaman lada miliknya mengalami peningkatan, hanya saja seiring peningkatan produksi tersebut beberapa tanaman lada miliknya malah kebanyakan mati.
“Produksinya meningkat, hanya saja entah mengapa tanaman lada milik petani disini juga banyak yang mati. Kami menduga ini dikarenakan faktor cuaca saat ini,” ungkapnya.
Dikatakannya, kondisi banyak lada yang mati ini mengakibatkan para petani di desanya mengeluh. Ini lantaran juga produksi kopi mengalami penurunan hampir 30 persen dimasing-masing petani.
“Kopi juga mengalami penurunan produksi saat ini sehingga petani sudah banyak yang mengeluh,” jelansya.
Hal senada juga dikatakan tokoh masyarakat desa Batu Kalung Kecamatan Bermani Ilir, Nahar Ali (40). Yang mana tanaman lada banyak mati juga dialami oleh petani didaerahnya. Menurutnya, kondisi ini kemungkinan besar karena faktor cuaca. Ini dapat dilihat berdasarkan pengalaman pertengahan tahun tepatnya di bulan Agustus biasanya musim kopi berbunga.
“Dengan kondisi itu seharusnya sekarang ini musim panas, tapi kenyataannya malah musim hujan sehingga banyak bunga berguguran dan meyebabkan kopi tidak berbuah,” terang Nahar.(505)