Kebocoran PDAM Capai 40%


ILUSTRASI
Foto : IST

CURUP, Bengkulu Ekspress – Direktur PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong, Orin Retnowati ST MT menyebutkan tingkat kebocoran PDAM Tirta Dharma cukup besar. Dimana menurutnya kebocoran di PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong mencapai 40 persen. “Hingga saat ini kita catat, kebocoran yang terjadi mencapai 40 persen,” sampai Orin.

Kebocoran khususnya kebocoran pipa penyaluran air bersih ke rumah-rumah pelanggan tersebut, menurut Orin berpotensi merugikan perusahaan yang ia pimpin dalam beberapa tahun terakhir tersebutMenurut Orin, salah satu penyebab dari tingginya kebocoran pipa PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong tersebut, dikarenakan menurutnya masih banyak pipa milik PDAM Tirta Dharma yang tidak ditanam dibawah tanah, sehingga menurutnya hal tersebut sangat rentan terjadi kebocoran.

“Selama ini masih banyak pipa kita yang tidak ditanam, sehingga peluang untuk terjadinya kebocoran sangat tinggi,” paparnya.

Kebocoran yang disebabkan pipa tidak ditanam tersebut, menurut Orin baik kebocoran karena alam maupun kebocoran yang disebabkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yaitu dengan dengan mencuri air PDAM dengan cara membuat sambungan ilegal. Khusus untuk sambungan ilegal tersebut, maka menurut Orin bila ditemukan pihaknya tidak akan memberikan toleransi dan akan langsung mereka putuskan sambungan tersebut.

“Untuk sambungan ilegal, akan kita putus saja, karena kalau kita perkarakan akan membuat kita lelah saja mengurusnya meskipun, kita ketahui itu adalah hak kita,” sampainya.

Lebih lanjut Orin menjelaskan, untuk menangani kasus kebocoran yang terjadi di PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong, Orin mengaku saat ini ia telah merencanakan upaya untuk perbaikan jaringan pipa serta akan melakukan penggantian dan pengadaan sejumlah peralatan distribusi, sehingga kebocoran yang terjadi bisa diminimalisi. Untuk jumlah pelanggan PDAM Tirta Dharma Rejang Lebong sendiri, Orin mengaku saat ini baru sebanyak 13.058 pelanggan yang tersebar di 14 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.(251)