Kebakaran Hanguskan Empat Bangunan

1. RIZKY/Bengkulu EkspressKebakaran dahsyat menghanguskan Toko Bangunan Jaya Mandiri di Jalan Merapi Raya Kelurahan Kebun Tebeng, Rabu (20/3).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Kebakaran dahsyat menghanguskan empat bangunan di Jalan Merapi Raya, Kelurahan Kebun Tebang, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, terjadi pada Rabu (20/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Empat bangunan tersebut, yakni Toko Bangunan Jaya Mandiri terdiri dari gudang dan rumah milik Marzaliyanti (54) dan usaha cas aki terdiri dari rumah dan usaha cas aki milik Sulastri.

Kepulan asap hitam mulai terlihat sekitar pukul 15.30 WIB, api cepat membesar dikarenakan tiupan angin kencang. Ditambah lagi banyak sekali material mudah terbakar yang ada didalam toko bangunan mulai dari paralon, cat, triplek serta barang mudah terbakar lainnya.

Armada pemadam kebakaran menurunkan sedikitkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan personel pemadam kebakaran. Bantuan juga datang dari Polda Bengkulu yang menurunkan 2 unit mobil water canon. Pemadam kebakaran nampak kesulitan memadamkan api, karena material yang terbakar cukup sulit dipadamkan menggunakan air. Bahkan sesekali terdengar ledakan diduga dari kaleng cat tembok. Sebagian pemadam kebakaran fokus memutus titik api agar tidak merembet ke bangunan lain. Ruas jalan Merapi dalam waktu singkat langsung padat dengan kerumunan masyarakat yang hendak menyaksikan kebakaran dari dekat.



Anggota kepolisian Polres Bengkulu yang tiba di TKP bertindak cepat dengan mengalihkan arus lalu lintas dari Panorama dan Sawah Lebar. Ruas jalan merapi yang mengarah ke lokasi kebakaran ditutup sementara agar tidak menganggu mobil pemadam kebakaran mengambil persediaan air.

Dikatakan Iskandar Ketua RT setempat, api pertama kali membakar bagian pojok toko bangunan. Api cepat membesar dan membakar kabel listrik kemudian merembet kesebelah kanan. Kebulan asap hitam tebal langsung terlihat disusul kobaran api. Api mulai membesar setelah adzan ashar.”Mulai kebakaran itu habis adzan ashar, nah itu asap sudah tinggi,” jelas Iskandar.

Dari pengakuan Iskandar, saat kebakaran seluruh karyawan sudah keluar. Sehingga tidak ada orang lagi yang ada di toko dan gudang toko bangunan. Iskandar sempat melihat ada anak pemilik toko berteriak minta tolong.”Tadi itu mungkin anak yang punya toko teriak minta tolong. Warga sudah ada yang menelpon pemadam kebakaran,” imbuhnya.

Sampai pukul 17.00 WIB, api belum sepenuhnya bisa dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran masih menyiramkan air kebagian bangunan yang terbakar. Sebagian lagi ada yang mengeluarkan pipa paralon untuk mencegah api kembali membesar. Polisi kemudian memasang garis polisi mengelilingi lokasi kebakaran untuk keperluan penyelidikan.

Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprastyo belum bisa memastikan penyebab kebakaran dan kerugian yang diderita pemilik toko akibat kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa atau korban luka dalam kebakaran tersebut. Hanya kerugian materil yang diderita pemilik toko bangunan. “Kita masih selidiki, saat ini kan pemadaman masih berlangsung,” ujar Kapolres.

Diduga kuat kerugian yang diderita mencapai ratusan juta rupiah, karena hanya sedikit sekali material bangunan yang dijual ditoko bangunan tersebut bisa diselamatkan. Kebakaran diduga kuat akibat konsleting listrik. Karena api pertama kali muncul dibagian dalam toko.(167)