Keamanan Dijaga Bersama

menjaga keamanan
Foto : IST

LEBONG, Bengkulu Ekspress– Kapolsek Lebong Atas (LA), Ipda Teguh Prasetyo STK mengajak, masyarakat Desa Tik Tebing yang merupakan masyarakat yang berada di perbatasan antara Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Bengkulu Utara (BU), untuk bisa saling menjaga keamanan, baik diri sendiri maupun masyarakat sekitar.

“Kita ketahui bersama bahwa kemanan wilayah merupakan tanggung jawab kita bersama,” jelasnya, kemarin.

Untuk diketahui, Desa Tik Tebing merupakan desa perbatasan antara Kabupaten Lebong dengan Bengkulu Utara, untuk itulah dengan kondisi saat ini, jangan sampai ada masyarakat mudah terprovokasi dengan keadaan saat ini, hal ini darenakan, akan berdampak merugikan bagi masyarakat itu sendiri. Kerjasama antar semua sektor dapat mewujudkan rasa keamanaan, sehingga masyarakat dapat bekerja dengan baik tampa adanya rasa kahwatir ketika sedang berada di perbatasan. “Jika kita tidak bersama-sama dalam mewujudkan dan menghindari aksi provokator, maka semua tidak akan terlaksana,” ujarnya.



Selain itu, Kapolsek juga berharap kepada warga Desa Tik Tebing untuk bisa selalu menjaga satu sama lain atas aksi kekerasan atau pencabulan terhadap anak-anak dan perembuan yang akhir-akhir ini mulai terjadi di wilayah hukum Polsek Lebong Atas.  “Karena kita tidak ingin adanya hal seperti itu yang dapat merugikan kita semua,” ajaknya

Menyikapi akan ajakan dari Kapolsek Lebong Atas, Kepala Desa Tik Tebing Rozi Amanjaya, akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga semua masyarakatnya agar bisa mewujudkan rasa aman, tidak mudah terprovikator serta aksi kriminalitas lainnya seperti pencabulan terhadap anak-anak dan perempuan.

“Untuk itulah ini merupakan tugas kita bersama, bukan hanya tugas kepolisian maupun pemerintah desa,” ucapnya.

Untuk itu, dirnya berharap kepolisian selalu bisa melakukan masukan atau pengetahuan kepada masyarakat terutama mengenai hukum. Sehingga selalu terjalinnya komunikasi yang intens antara desa dan pihak kepolisian melalui Bhabinkantibmas. “Sehingga pemahaman masyarakat tentang hukum menjadi lebh baik lagi,” tutup Rozi.(614)