Keahlian Sejak Muda, Sajikan Nasgor WTP hingga Sea Food

Kontes Pejabat Masak Nasi Goreng

Dalam  rangka memperingati HUT Provinsi ke-44, Dharma Wanita Provinsi Bengkulu menyelenggarakan lomba memasak nasi goreng. Tapi, lomba masak ini sangat unik, karena pesertanya adalah bapak-bapak pejabat, yang bertugas di Lingkungan Setda Pemprov Bengkulu. Sedangkan para ibu-ibu menjadi suporter perwakilannya. Bagaimana serunya, berikut laporannya:

IYUD DWI MURSITO, Bengkulu

MEMASAK nasi goreng ternyata bukan urusan  yang sulit dilakukan oleh para pejabat di lingkungan Setda Pemerintah Provinsi Bengkulu. Buktinya, dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi ke 44, para pejabat tersebut mampu memperlihatkan keahliannya  untuk memasak nasi goreng. Ada 10 peserta dari biro dan badan di lingkungan Setda Pemprov.

Terlihat dalam perlombaan itu antara lain Inspektur Provinsi Bengkulu H  Lierwan, SE, Sekretaris Bappeda Kolendri, Kasubag Perencanaan BKD Onang Kosasih, dan Kasi Operasional Satpol PP Ibran Sarkawi, serta perwakilan dari masing-masing instansi lainnya. Disaat mereka memasak, ibu-ibu Dharma wanita tampak  menyaksikan dan memberikan suport bagi jagoannya masing-masing. peserta lomba ternyata tidak sendiri, karena didampingi oleh para istrinya masing-masing.

Inspektur Provinsi H Lierwan mengatakan sebenarnya dirinya sudah bisa masak sejak masih muda dulu. Pengalaman sejak SMA dan kuliah yang jauh dari orang tua, membuatnya menjadi laki-laki yang pintar masak, apalagi masak nasi goreng. “Saya gak ada persiapan ikut perlombaan, sudah biasa masak sejak dulu, masih SMA,” ujarnya.

Lierwan dalam kesempatan itu menyuguhkan nasih goreng WTP. Ketika para ibu-ibu bertanya apa itu WTP ? Lierwan menjelaskan nasi goreng WTP adalah nasigoreng yang dimasak dengan langkah-langkah. “Langkah pertama memberi minya goreng untuk memasak nasi goreng,” ujarnya yang disambut tawa para ibu-ibu Dharma Wanita.

Sedangkan Sekretaris Bappeda Kolendri tampak terlihat paling terakhir menyelesaikan masakannya. Disaat peserta lain sudah siap, ia didampingi istrinya masing mengaduk-aduk nasi gorengnya. Sebagai perwakilan Bappeda, Kolendri mempersempahkan nasi goreng Cinta YLK. Nasi goreng Cinta  YLK ini maksudnya adalah Cinta Yuli dan Kolendri.

Yuli ternyata adalah istrinya yang saat itu menemaninya memasa nasi goreng. “Saya gak biasa masak, ntah rasanya seperti apa ini,” ujarnya sambil tersenyum.
Tak mau kalah dengan instansi lainnya, Satpol PP juga mengirimkan Kasi Operaisonal Ibran Sarkawi untuk mengikuti lomba memasak itu. Nasi goreng kami adalah nasi goreng prajawibawa,” katanya.

Sedangkan Biro Kesra mengirimkan Kasubag  Zakat dan Wakaf  Seregaroni, yang memiliki keahlian memasak itu untuk mengikuti perlombaan. “Kita menyajikan nasi goreng Sea Food,” katanya. Ia mengaku sangat suka nasi goreng sehingga hobi memasak nasi goreng. ” Kita sudah sejak muda, saat kos dulu suka masak nasi goreng,” katanya.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Drs H Asnawi A Lamat MSi yang membuka perlombaan memasak nasi goreng para pejabat itu memberikan apresiasi kepada Dharma wanita yang telah menyelenggarakan kegiatan unik, dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Bengkulu.  Diakhir acara, dewan juri mengumumkan 3 pemenang antara lain juara I  BKD, juara II Biro Pembangunan,  dan juara III Diklat. (***)