Kaur Selatan Zona Hijau, 3 Warga Sembuh Covid-19

IST

BINTUHAN, Bengkuluekspress.com – Tiga dari empat pasien positif virus korona atau Covid-19 asal Kabupaten Kaur dinyatakan sembuh setelah menjalani hasil swab kedua. Dengan demikian, hanya menyisakan stau pasien lagi yang positif Covid-19 di Kabupaten Kaur.

Pemkab Kaur mendapat kabar baik itu Minggu (7/6). Berdasarkan hasil release yang diterbitkan Kominfo Provinsi Bengkulu pukul 16.00 WIB, Sabtu (6/6). Pada hari itu, 12 orang warga Provinsi Bengkulu sembuh dari virus korona.

Dari jumlah itu, tiga diantaranya berasal dari Kabupaten Kaur, mereka yakni pasien kasus 10, kasus 39 dan kasus 40.

“Ya Alhamdulillah tiga pasien Covid-19 sudah sembuh, dan besok Senin (8/6) akan kita gelar jumpa pers, dijadwalkan pemulangannya juga besok,” kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Kaur, Ujang Syafiri S SPd, kemarin (7/6).

Ketiga pasien itu lanjut Ujang, merupakan satu keluarga yang terdiri dari anak, bapak dan ibu. Ayahnya menjalani isolasi di Mess Pemda dan terakhir menjalani isolasi di ruang VIP RSUD Kaur.

Sementara ibu dan anak menjalani isolasi mandiri di rumahnya Kecamatan Kaur Selatan. Artinya dengan akan di pulangkannya satu pasien sembuh itu maka mereka bisa kembali berkumpul.

Sedangkan satu pasien lain yakni pria asal Kecamatan Semidang Gumay hasilnya masih terkonfirmasi positif dan masih menjalani karantina di RSUD Kaur.

“Nanti akan kita jelaskan saat menggelar press pelease terkait dengan kesembuhan tiga pasien ini,” terangnya.

Ditambahkannya, dengan dinyatakan sembuh tiga warga Kecamatan Kaur Selatan itu, maka kecamatan yang terletak di Kota Bintuhan ini secara otomatis kembali menjadi zona hijau penyebaran virus korona.

Terkait hal ini, warga Kaur tetap diminta mengikuti anjuran pemerintah menggunakan masker saat keluar rumah, cuci tangan menggunakan sabun serta tetap tidak berkerumun dalam jumlah banyak.

“Di sini kita tetap ikuti anjuran pemerintah jaga jarak gunakan masker dan tentunya jaga kesehatan, karena kita ini belum 100 persen pulih dari wabah Covid-19,” jelasnya. (618)