Kaur Krisis Gas 3 Kg

BINTUHAN, BE- Pasca lebaran Idul Fitri, pasokan gas berukuran 3 kg untuk wilayah Kaur habis, bahkan distributor kewalahan menampung permintaan gas berukuran 3 Kg tersebut, sedangkan untuk tabung gas berukuran 20 Kg juga sulit di temukan di sejumlah pengecer. “Kami hanya mengecer kapada warga. Namun apa yang akan dijual jika hanya tabung gas yang kosong. Untuk saat ini kami belum dapat pasokan dari Bengkulu. Jika masuk (gas) pasti telah diserbu warga dan pengecer lainnya,” terang Martini yang merupakan Pengecer. Tidak hanya di Bintuhan, tetapi kelangkaan gas berukuran 3 kg juga dialami warga yang berlokasi di Suku Tiga Nasal yang telah beberapa hari tidak mendapatkan gas berukuran 3 Kg, melainkan hanya tabung gas yang kosong tersusun di tingkat pengecer. Sedangkan, untuk harga gas berukuran 3 kg jika di Bintuhan harganya Rp 19 ribu dan di Desa Suku Tiga Nasal mencapai Rp 20 ribu. Namun untuk saat ini gas itu sendiri tidak ada. Pihaknya juga menunggu pasokan masuk dari Bintuhan “Kami disini hanya menggunakan gas yang berukuran 3 Kg dan 20 kg tidak ada sama sekali. Mungkin beberapa hari kedepan pihaknya akan kembali menerima pasokan gas dari Bintuhan.” Terang Pengecer di Suku Tiga, Nasal Ketika dikonfirmasi kepada, Disperindagkopdan UKM, A Riskan Effendi SSos mengutarakan jika pihaknya akan melakukan pengecekan ke sejumlah pengecer gas 3 kg dan sejauh ini pihaknya pun belum menerima laporan. Meskipun demikian pihaknya berdalih jika kelangkaan gas 3 kg ini di sebabkan masih suasana lebaran. Dipastikan pihaknya dalam beberapa hari kedepan akan kembali normal. “Jika masih langka gas berukuran 3 kg maka kita akan meminta pihak pertamina yang ada di Bengkulu untuk segera mengirim pasokan akan kebutuhan warga Kaur ini, ” ujarnya singkat.(333)