Kaur Bangun Gudang Pangan Senilai Rp 3,5 Miliar

Kepala BKP Kaur Ir Buyung Wiyadi MMBINTUHAN,BE- Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kaur tahun ini akan membangun gudang cadangan pangan sebagai antisipasi ancaman rawan pangan. Pembangunan gudang itu diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013. Pembangunan akan dilaksanakan di Pondok Pusaka dengan lahan yang sudah disediakan seluas 4 hektar. “Hal ini sudah disetujui oleh Bupati Kaur, bahwa akan segera dilakukan pembangunan gudang pangan. Dengan harapan bangunan nantinya bisa menampung ratusan ton beras,” ujar Kepala BKP Kaur Ir Buyung Wiayadi MM, kemarin.
Menurut Buyung, pembangunan gudang tersebut bakal selesai tahun ini, karena selain menunggu  proses lelang yang akan segera dilakukan, masih menunggu penyesuian DPA. Kemungkinan pengerjaan akan dilakukan sekitar bulan Maret. Luas bangunan tersebut  masih dalam perencanaan namun bisa menampung 100-200 ton cadangan beras.”Yang jelas bangunan nantinya pada gudang tersebut juga akan disediakan lantai jemur dan juga halaman. Ini merupakan gudang cadangan pangan pertama milik Pemkab. Nanti akan dapat menampung 100-200 ton cadangan pangan,” jelasnya.
Untuk pembuatan gudang cadangan pangan, kata Buyung, berbeda dengan pembuatan lumbung padi. Gudang ini nantinya berbeda fungsi dengan lumbung, jika Lumbung padi itu merupakan antisipasi jika terjadi kekurangan stok berasnya hanya terbatas. Sedangkan Gudang Pangan ini pada prinsipnya untuk kebutuhan stok beras se Kabupaten Kaur ini, sehingga nantinya setiap 15 kecamatan sudah ada jatah jika mengalami kekurangan. “Harapan kita semuanya bisa terpenuhi, jika gudang pangan sudah selesai. Karena pemkab Kaur memang menargetkan jika ada kekurangan stok, maka gudang pangan bisa difungsikan,” jelasnya.
Ketua DPRD Kaur Samsu Amana Ssos mengatakan DPRD sangat setuju jika adanya gudang pangan. Namun jika sudh selesai maka yang harus dipikirkan dari mana stok beras tersebut, hal ini harus segera dipikirkan sehingga bangunan nantinya selesai langsung di manfaatkan.”Kita minta BKP harus benar-benar melakukan pengontrolan saat pembangunan, karena selain bangunan juga tapi juga fasilitasnya harus dikoordinsikan dengan baik,” jelasnya.(823)