Kasus Kebakaran Meningkat

FOTO : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu mencatat ada peningkatan kasus kebakaran di Kota Bengkulu. Dihitung dari tahun 2017 lalu kasus kebakaran sebanyak 68 kali, sedangkan 2018 mencapai 126 kasus, dan memasuki awal tahun 2019 sudah tercatat 6 kali kebakaran.

” Kalau kita lihat dari 2 tahun terakhir ada peningkatan kasus, dan paling banyak di tahun 2018 mencapai 126 kasus kebakaran yang sudah kita tanggani,” kata Kepala Dinas Damkar kota, Saipul Apandi SSos, kemarin (10/2).

Adapun penyebab terjadinya kebakaran mulai dari konsleting listrik, bekas puntung rokok yang dibuang sembarangan, lilin, ledakan kompor gas, dan lain sebagainya. Namun yang paling banyak disebabkan konsleting listrik, hal ini juga menimbulkan kerugian secara materiil yang hampir menembus angka milyaran rupiah karena sebagian besar kasus tersebut terjadi di rumah-rumah warga baik permanen maupun non permanen.

” Diharapkan masyarakat selalu waspada dan mengawasi potensi-potensi yang bisa menimbulkan kebakaran seperti instalasi listrik yang sudah lama tidak lakukan perawatan,” harapnya.



Disisi lain Saipul juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya belum dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, dari 17 unit mobil damkar yang tersedia 3 diantaranya mengalami rusak total sehingga hanya 14 unit yang bisa beroperasi itupun ada yang mengalami rusak ringan dan rusak berat yang disebabkan oleh usia kendaraan. ” Yang benar-benar rusak tidak bisa digunakan itu ada 3,” ungkapnya.

Adapun jumlah ideal mobil damkar tersebut setidaknya harus tersedia 20 unit dengan kondisi yang lebih memadai. Saat ini 9 pos damkar yang tersebar di setiap kecamatan, namun beberapa pos masih di huni oleh mobil tanki yang sebenarnya tidak bisa dilakukan sebagai alat penyemprotan langsung karena sifatnya hanya mobil suplay air. Namun, setelah dilakukan modifikasi dan pergantian mesin akhirnya bisa mendukung proses penyemprotan.

” Makanya ketika ada mobil baru nanti akan kita pasang di pos induk, dan 2 unit mobil akan dialihkan ke pos lain. Tetapi khusus di Pos 7 dan 8 masih mobil tanki,” jelasnya. Pun demikian di tahun ini, pihaknya akan melakukan pengadaan 1 unit mobil  damkar yang dilengkapi fasilitas canggih dibanding mobil lainnya, yang memiliki kapasitas lebih besar, sehingga tidak menyulitkan petugas untuk bolak balik mengambil suplai air. (805)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*