Kasus Covid-19 di RSHD Meningkat, Walikota Minta Larangan Mudik Dipatuhi

Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu, dr Lista cherylviera menyebut saat ini kasus positif Covid-19 masih mengalami peningkatan. Dari seminggu lalu, kamar isolasi Covid-19 yang disediakan di RSHD penuh. Bahkan tingkat kematian pun ikut meningkat dengan komorbid berat.

” Hari ini ada sekitar 24 pasien kita. Jadi memang kasusnya meningkat dan kematian juga ada beberapa dengan komorbid berat ya. Kayak kemarin kan kita melaksanakan pemulangan jenazah dengan komodit berat yang kasusnya harusnya dirujuk tapi memang M Yunus juga kondisinya mungkin sedang banyak pasien covid-19 juga,” kata Lista, Jumat (23/04).

Atas hal tersebut, Walikota Bengkulu Helmi Hasan meminta seluruh elemen masyarakat di Kota Bengkulu untuk mematuhi aturan larangan mudik yang dicanangkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Apalagi trend kasus yang meledak melebihi dari awal meledaknya Covid-19 di India membuat hal tersebut tak bisa diremehkan sebelah mata.

” Tentu ini kebijakan kita bersama. Kita tidak boleh mudik karena memang untuk menghindari lonjakan kasus penambahan covid. Hari ini diberitakan viral di India, yang sekarang sudah hampir dua kali lipat daripada klimaksnya di periode pertama. Oleh karena itu, tolong dipahami bukan untuk menyusahkan masyarakat, pemerintah hadir untuk melindungi agar masyarakatnya betul-betul bisa terbebas tidak terkena covid-19. Tolong dipahami,” tegas Helmi.

Ia mengumbau bagi masyarakat untuk tidak melakukan mudik antar provinsi pada lebaran tahun ini. Bagi ASN Pemkot Bengkulu, akan ada sanksi yang diberikan jika tidak mengindahkan peraturan tersebut. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*