Kasus BMP Segera Gelar Perkar Guna Penentapan Tersangka

penipuan
IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Reserse Kriminal Khusus (Reskrimum) Polda Bengkulu dalam waktu dekat ini akan melakukan gelar perkara terhadap kasus penipuan yang dilakukan PT Bumi Minang Pertiwi (BMP) yang gagal memberangkatkan 168 jemaah tersebut. dijelaskan Kasubdit Kamneg, AKBP Khaerudin, gelar perkara ini dilakukan untuk mencari tahu atau menetapkan siapa tersangka dalam kasus ini.

“Yang jelas kasus ini pemeriksaannya sudah selesai, sekarng tinggal kita gelarkan perkarannya dalam waktu dekat ini,” terangnya Khaerudin kemarin (17/7).

Ia menjelaskan, sekarang ini memang belum ada nama yang bakal jadi tersangka, namun dipastikannya dalam kasus ini pasti ada tersangkanya, apalagi uang jemaah yang dilarikan tersebut mencapai kurang lebih Rp 2,8 miliar. “Jelas ada tersangkanya, namun untuk menentukan itu harus melalui proses gelar perkara dahulu, jadi kita berharap para jemaah atau korban untuk tetap sabar menunggu kasus ini.” bebernya.

Ia menjelaskan, untuk barang sitaan yakni 2 unit mobil, 1 motor, 4 komputer yang sudah berada di Polda Bengkulu nantinya akan dijadikan barang bukti dan tidak menutup kemungkinan akan dijual untuk mengembalikan uang para jemaah yang menjadi korban dalam kasus ini.



“Yang jelas kita masih mengumpulkan aset-aset atau barang lainnya milik PT BMP ini, yang mana jika nanti semuanya sudah terkumpul akan kita serahkan ke pihak Kejaksaan atau Pengadilan mau diapakan barang sitaan tersebut,” demikian

Sementara itu, salah satu korban bernama Slamet mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi langkah pihak kepolisian dalam hal ini penyidik Kamneg yang sudah menindaklanjuti kasus ini hingga sekarang ini dan berharap kasus ini segera selesai dan uang miliknya bisa kembali lagi.

“Kita sangat senang dan berterima kasiih kepad penyidik terhadap pengusutan kasus ini hingga saat ini kasus penipuan ini hampir menemukan titik terang siapa pelaku yang terlibat, kita berharap uang kita dan jemaah lain bisa segera kembali lagi secara utuh nantinya,” tutupnya. (529)