Kasda Pindah, Keuangan Terganggu

uang-dana
foto : ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kebijakan Penjabat Walikota Bengkulu Provinsi Bengkulu, H Budiman Ismaun MPd memindahkan kas daerah (Kasda) dari Bank Syariah Mandiri ke Bank BengkuluĀ  berdampak bagi keuangan Pemerintah Kota Bengkulu . Hal itu dikarenakan pemindahan dilakukan di tengah tahun berjalan.

“Memang sepatutnya pemindahan itu di akhir tahun saat posisi kas sedang kosong, bukan di pertengahan tahun berjalan. Tetapi izin pemindahan ini sudah disetujui Kemendagri, maka itu jadi acuan kita,” kata Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon MPd, kemarin (22/5).

Diketahui, sejak dilantik, Penjabat Walikota Budiman Ismaun menargetkan pemindahan kasda untuk kembali ke Bank Bengkulu, dengan alasan untuk membesarkan bank daerah sehingga pengelolaan keuangan Pemkot sudah sepatutnya dikelola oleh Bank Bengkulu.

Kebijakan tersebut sempat mendapat penolakan keras dari anggota DPRD Kota, karena akan menganggu keuangan daerah jika pemindahan dilakukan pada pertengahan tahun. Terkhusus Fraksi PAN meminta Pj Walikota untuk membatalkan rencana tersebut, dan lebih fokus melaksanakan tugas dan fungsi yang lebih berguna. Meski mendapatkan berbagai penolakan, pengajuan izin yang disampaikan Pj Walikota tersebut disetujui oleh Kemendagri dan memberikan rekomendasi kepada Pemkot untuk melakukan pemindahan.

“Saat pemindahan tidak bisa langsung sekaligus, tentunya bertahap paling tidak 1 bulan persiapannya. Transfer gaji 13 dan gaji 14 ASN juga tidak mungkin pindah sekarang, karena pihak bank yang baru belum tentu siap dan agak merepotkan,” ungkap Marjon.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Zuliyati menerangkan bahwa proses pemindahan kasda tersebut sedang berjalan dan bertahap. Sedangkan untuk gaji ASN kota, pihaknya menunggu kesiapan dari Bank Bengkulu terlebih dahulu. Jika belum siap, maka kemungkinan besar proses pencairan gaji bulanan dan gaji 13 dan 14 masih dicairkan di BSM.

“Kita tergantung dengan dana-dana transfer, baik dana perimbangan dan DAK dari pusat, nah itu yang perlu kita antisipasikan, jangan sampai terkendala. Kalau memang sudah efektif di Bank Bengkulu, maka tidak ada persoalan lagi, ini akan berjalan dengan lancar,” terang Zuliyati.

Mengimbangi proses pemindahan ini, pihaknya akan berupaya seefektif mungkin agar tidak ada dana yang terhambat akibat proses pemindahan di tengah jalan. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada ASN untuk tidak mempersoalkan terhambatnya pembayaran gaji akibat pemindahan kasda ini. (805)