Karya Bakti Belum Tuntas?

KARANG TINGGI, BE- Program Karya Bhakti pembukaan jalan ibukota pemerintahan di desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, senilai Rp 17 M diduga belum tuntas pembayaran. Pasalnya, dari total Rp 17 M yang disiapkan bagi pendanaan pembukaan jalan itu, baru sepertiganya yang dibayarkan. “Yang dibayar ke kami (TNI) cuma Rp 6 M, karena jumlah itu yang diberikan membuka lahan. Bahkan dengan jumlah itu, pengerjaan jalan pun kami lebihkan. Yang tadinya hanya 1,2 km, dibuka 1,5 Km,” ungkap Dandim 0407 Kota Bengkulu Letkol Inf. Arsil Tanjung, pelaksana teknis pembukaan lahan, belum lama ini (7/4).Ia mengatakan pengerjaan pembukaan lahan itu berdasarkan MOu TNI dengan pemerintah daerah. Pengerjaan itu kata dia dilakukan dalam kerangka Karya Bhakti TNI kepada masyarakat, itu mendapat respon positif di mata masyarakat. Karena, pengerjaan pembukaan lahan itu pula disertakan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.”Masyarakat menyambut positif peran TNI saat pengerjaan pembukaan lahan desa itu, karena kegiatan itu diikuti pengobatan massal. Dan hasilnya, sampai sekarang tidak ada masalah,” jelas dia.Adapun pendanaan yang ada, kata Dandim, saat ini masih dipegang pemda Benteng. Persoalan sisa dana itu, kata dia, dirinya tidak mengetahui karena TNI bertindak selaku pelaksana teknis saja. “Sisanya masih ada di pemda, TNI statusnya sebatas pelaksana. Jika dikasih segitu, tidak ada penambahannya,” ungkap Dandim.Waka I DPRD Benteng Hadi Sucipto mengelak mengomentari soal itu. Dan menyerahkan soal itu ke pihak pelaksana. “Untuk urusan itu, saya tidak tahu persis, mereka yang lebih tahu” kata dia. (122)