Kapolres Pastikan, Info Penculikan Anak Hoax

penculikan hoaxKEPAHIANG, BENGKULU EKSPRESS  – Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak SH SIK memastikam info penculikan 7 bocah SD hoax. Pasalnya, setelah dilakukan penyelidikan mendalam keterangan korban tidak dapat dipertanggungjawabkan. Serta ucapan korban tak sinkron dengan keterangan para saksi lainnya, padahal saksi tersebut dimintari keterangan karena menyangkut dengan keterangan yang diberikan terduga korban. “Itu hoax, korbanya tidak jelas informasinya,” tegas Pahala.

Pahala menghimbau warga masyarakat agar tidak muda menyebarkan informasi yang kebenaran tak dapat dipastikan. Sebab info beredar dengan cepat baik dari mulut ke mulut ataupun media sosial dapat meresakan masyarakat. “Kepada masyarakat agar tidak menyebarkan berita hoax, sebab info yang tidak benar itu bisa meresakan masyarakat,” ucapnya.

Sebelum jum’at sore (19/1) sikitar pukul 16.30 WIB, warga Kabupaten Kepahiang dihebohkan dengan informasi penculikan 7 orang anak.
Kehebohan terjadi setelah Rehan Fajar Pratama (11) anak dari Uma (33) warga Gang Wahid Jalan Tunggal Kelurahan Pasar Kepahiang Kecamatan Kepahiang kemarin (19/1) mengaku berhasil meloloskan dari dari penculikan.
Korban mengaku sepulang sekolah distop pelakudi gang wahid, kemudian dibawak pelaku menuju gudang dan korban melihat ada 6 orang anak lainnya didalam gudang tersebut.

Siswa Sekolah Dasar ini berhasil meloloskan diri setelah kabur melalui jendela gudang dan kembali kerumah. Sontak cerita bocah SD tersebut menyebar dari mulut kemulut hingga ke media sosial. (320)