Kapolres Jamin Penyelenggara Pemilu Seluma Aman

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolres Seluma, Dandim 0425/Seluma, DPRD Seluma dan Forkompinda Kabupaten Seluma.

TAIS,BE – Bertitik tolak dari kejadian pada penyelenggara pemilu di kecamatan Seluma Utara menjadi korban penikaman. Kemarin, Rabu (2/12), Kapolres Seluma AKBP Swittanto Prasetyo SIK, memastikan seluruh penyelengara pemilu pilkada 2020 aman. Termasuk menjamin keselamatan penyelenggara pemilu dari sejumlah ancaman. Terbukti, saat ini POlres Seluma sudah menerjunkan personel polisi untuk menjaga objek vital di Seluma. Mulai dari pengamanan penyelenggara dalam pendistribusian logistik surat suara, penghitungan di TPS

“Agar tidak terulang, penyelenggara kita tempatkan personel baik di Bawaslu, Panwascam hingga di TPS, serta pendistribusian serta menempatkan personel lebih di titik zona merah,” tegas Kapolres dalam saambutannya pada acara Coffee Morning yang digelar di aula Hotel Arnanda, Kelurahan Pasar Tais, Kecamatan Seluma, Rabu (2/12).

Kapolres memastikan jaminan keselamatan bagi penyelenggara pemilu. Polsek wajib melaksanakan patroli ke sekretariat penyelenggara pemilu untuk memberikan rasa aman kepada penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugasnya.

“Kalau pengawalan melekat memang tidak, tapi Polsek Jajaran telah kita minta untuk patroli ke sekretariat penyelenggara pemilu di wilayahnya masing-masing,” ujar Kapolres.

Ketua KPU Seluma, Sarjan Efendi SE memastikan bahwa seluruh petugas penyelenggara pemilu semua telah di rapid tes. Jika terbukti reaktif maka tidak diperbolehkan untuk bertugas. Serta yang hasil reaktif akan dilakukan swab dan jika positif. Maka akan di berhentikan langsung. Selain itu pada saat pencoblosan juga diberlakukan pengaturan waktu kedatangan. Terpenting lagi, KPU mengajak seluruh pihak untuk bisa menyukseskan jalannya pilkada dan Pilgub di Kabupaten Seluma.

“Mari kita sukseskan jalannya pilkada dan Pilgub dengan mendatangi TPS. Tetap mematuhi protokol kesehatan. Setiap pemilih yang datang juga diberikan sarung tangan serta wajib memakai masker, juga ada penyemprotan disinfektan di TPS,” jelas Sarjan.

Ketua Bawaslu Seluma Yefrizal SE, meminta jika ada akun media sosial yang membuat rusuh untuk melapor agar dapat diproses. Ditambahkan, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke Bawaslu Seluma terkait akun media sosial ini. Serta laporan akan penyimpangan, namun sejumlah temuan yang ada telah di proses.

“Yang ada saat ini, hanya temuan yang kami proses. Jadi jika memang ada akun yang membuat rusuh silahkan lapor, kami siap untuk memprosesnya,” ucap Yefrizal.

Sementara Bupati Seluma, H. Bundra Jaya yang diwakili Kadis Kominfo, Hendarsyah. Hendarsyah menyampaikan sangat apresiasi kepada PWI Seluma, KPU juga Bawaslu. Pemkab Seluma akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mensukseskan pilkada di Kabupaten Seluma, juga edukasi untuk menangkal berita hoax. Terkhusus ASN untuk tetap bersikap netral dalam Pilkada ini.

“Edukasi ini kami lakukan melalui media sosial yang kami punya. Kami juga terus berkoordinasi kepada pihak terkait untuk menciptakan pilkada damai, aman dan kondusif di Kabupaten Seluma ini,” sampai Hendarsyah.

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolres Seluma, Dandim 0425/Seluma, DPRD Seluma dan Forkompinda Kabupaten Seluma.  (333)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*