Kapolda Serukan Perangi Rampok

GADING CEMPAKA, BE – Kepolisian sudah mengibarkan bendera perang terhadap para perampok yang beraksi di kawasan Lembak, Rejang Lebong. Pendekatan persuasif yang dilakukan selama ini dianggap tak efektif lagi. Terlihat aksi perampokan di jalan lintas Curup-Lubuklinggau masih terus saja terjadi dan semakin meresahkan.┬áKini, kepolisian memilih mengambil sikap tegas dengan menangkap dan memproses hukum para pelaku kejahatan di kawasan tersebut. “Tidak ada kata kompromi lagi buat perampok di kawasan Lembak itu. Siapa saja terlibat aksi perampokan di sana (Lembak,red) akan kita tumpas habis hingga ke akar-akarnya,” ujar Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Drs Burhanudin Andi MH kepada wartawan kemarin.┬áMantan Wakapolda Banten itu, mengutarakan korban tewasnya Kamis lalu (12/7) atas nama Edi Purwanto alias Edi Bagong (35), merupakan salah satu pelaku perampokan. Edi mencoba melawan dan merebut senjata polisi. Jika alasan, pelaku tengah melintas, mengapa harus melewati ketika polisi tengah melakukan penyergapan terhadap aksi perampokan yang sudah membuat 27 orang warga Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi korban. Bahkan, 3 orang korban dari pada ulah pelaku perampok di Lembak masih dilakukan perawatan intensif karena terkena luka bacokan. “Apakah, para pelaku tidak kasihan dengan para korban yang sudah susah payah mencari uang dengan berkebun kopi, lalu dirampok oleh para pelaku yang berjumlah sebanyak 30 orang itu,” ucapnya. Ditambahkan mantan Kapolres Bima,NTB itu, untuk menyikat habis para pelaku perampok di Lembak itu, pihaknya kembali menerjunkan atau mengerahkan sebanyak sekitar 700 orang personel dari Polda Bengkulu dengan senjata lengkap ke Lembak. Mereka ditugaskan khusus untuk meringkus para perampok di kawasan yang terkenal rawan tersebut. Nantinya, pasukan Brimob juga akan mendirikan pos di daerah Lembak untuk melakukan pengamanan. ” Jika perlu, disepanjang jalan di Lembak itu, akan kita stanbykan Brimob bersenjata lengkap,” katanya.

Pemkab Harus Bantu

Pada kesempatan itu, Jendral Bintang Satu berdarah Makasar juga mengharapkan kerja sama dari pihak Pemkab dan DPRD Rejang Lebong untuk turut mencarikan solusi terhadap keamanan di kawasan Lembak yang masuk ke dalam wilayah Rejang Lebong tersebut. Soalnya, persoalan keamanan di Lembak itu, bukan hanya tangung -jawab pihak kepolisian semata. Melainkan, tanggung -jawab bersama, termasuk DPRD dan Pemkab RL. Namun, selama ini pihaknya menilai langkah – langkah apa yang sudah dilakukan Pemkab di dalam mencarikan solusi terkait keamanan di Lembak tersebut. “Saya minta pihak Pemkab dan DPRD RL juga harus ikut campur untuk mencarikan solusi atas keamanan di wilayah Lembak tersebut,” tandasnya. (111)