Kapolda Pastikan, Pemilu Aman

BUDHI/Bengkulu Ekspress Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman MH didampingi Karo Ops, Dede Alamsyah dan Kabid Humas, AKBP Sudarno SSos MH saat memberikan keterangan kepada awak media.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Supratman MH, memastikan jika Pemilu pada 17 April 2019 mendatang di Bengkulu akan berjalan aman dan damai. Sebab pihaknya akan memberikan pengamanan yang ekstra demi suksesnya pesta demokrasi tahun ini. “Saya yakin Pemilu di Bengkulu sukses, karena selain anggota yang akan kita turunkan banyak, saya pun akan turut memantau turun langsung ke lokasi TPS,” bebernya.

Dikatakan Kapolda, sebanyak kurang lebih 800 personel Polda Bengkulu akan diturunkan untuk membantu Polres-Polres yang ada di Provinsi Bengkulu dalam pengamanan Pemilu. Personil tersebut akan membackup Polres.
Disampaikan Kapolda, pada 15 April mendatang seluruh personel tersebut akan ditampilkan untuk selanjutnya langsung bergerak menuju ke tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing.

“Kita geser personil kita ke Polres dan Polsek jajaran sebanyak 800 orang personil. Rencana kita geser pada 15 April, setelah apel pagi nantinya akan ditampilkan kemudian bergerak ke wilayah masing-masing,” kata Supratman, kemarin (11/4).

Selain anggota, kata Supratman, ada juga perwira yang akan menjadi Pamatwil di wilayah masing masing untuk melakukan pengawasan dan juga monitoring atas pengamanan tersebut. “Ada juga pejabat pejabat utama kita sebagai Pamatwil misalnya di Bengkulu Selatan siapa, daerah Kaur siapa, Rejang Lebong siapa, dan di Kabupaten lainnya,” terangnya.

Dikatakan Kapolda bahwa, personil yang diturunkan dari Polda itu bersifat hanya membackup, sedangkan yang akan melakukan pengamanan secara sepenuhnya adalah personil dari jajaran Polres dan Polsek karena personil Polres lebih menguasai wilayah masing-masing. “Karena secara geografis personil Polres dan Polsek lebih kenal dan lebih tahu wilayah,” tutur Supratman.

Kapolda juga meminta kepada warga Bengkulu untuk selalu menjadi mata dan telinga pihaknya, jika ada dari para calon yang bermain politik uang atau sogok menyogok bisa segera laporkan ke pihak terkait. “Jika ada yang mengetahui hal itu bisa segera laporkan ke kita, nanti kita bersama Bawaslu dan KPU akan turun kesana untuk melakukan penindakan,” demikian Kapolda.

Apel Gabungan TNI/Polri

Sementara Polres Bengkulu dan Kodim 0407/Kota Bengkulu melakukan apel gabungan TNI/Polri dalam rangka kesiapan pengamanan TPS Pemilu 2019 di halaman Mapolres Bengkulu, Kamis (11/4) pagi. Polres Bengkulu bakal menurunkan sekitar 300 personel untuk mengamankan Pemilu 2019 di Kota Bengkulu, jumlah tersebut ditambah personel dari Kodim 0407/Bengkulu sebanyak 100 personel.

Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SH SIK mengatakan, seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilu harus kenal baik dengan KPPS, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Linmas ditempat bertugas. Harus bisa memetakan kondisi wilayah masing-masing, apa saja yang menjadi potensi kerawanan. Jika memang ada potensi kerawanan, sejak dini harus segera diselesaikan dikoordinasikan dengan personel lain.

“Jika sudah kenal dengan tokoh masyarakat, agama, KPPS dan Linmas akan lebih maksimal saat memetakan wilayah,” jelas Kapolres. Masih dikatakan Kapolres, pergeseran logistik Pemilu dilakukan pada H-1 Pemilu. Setiap anggota wajib mengamankan rute hingga logistik pemilu sampai ke TPS. Setelah pencobolosan, kemudian dilanjutkan perhitungan surat suara seluruh personel harus standby melakukan tugas sesuai Tupoksi. Pada intinya personel kepolisian dan TNI saat pencoblosan dan proses perhitungan surat suara posisi harus berada di luar area TPS.



“Saya berharap personel sudah siap, karena kita sudah melakukan beberapa simulasi pengamanan saat pencoblosan sampai perhitungan surat suara. Intinya tugas kita itu diluar area TPS,” imbuh Kapolres.

Sementara itu Dandim 0407/Kota Bengkulu, Letkol Arm Yoze Rizal mengatakan, apel tersebut untuk menegaskan jika TNI/Polri sama-sama bertugas melaksanakan pengamanan agar pesta demokrasi aman dan nyaman. Berkaitan dengan personel TNI yang bertugas mengamankan Pemilu Dandim menegaskan bahwa setiap personel sudah paham dengan arahan dari pimpinan terkait tugas dan tupoksi TNI dalam mengamankan Pemilu.  “Kita dampingi dan bantu Polri mengamankan Pemilu 2019 di Kota Bengkulu.

Meski kita kurang dalam jumlah, kita optimis kinerja bisa maksimal,” ujar Dandim. Terakir Dandim berpesan agar setiap personel yang bertugas melakukan pengamanan hindari penyerangan dari berbagai pihak. Karena tugas mengamankan pemilu yang dipertaruhkan adalah institusi, negara dan nama baik. (529/167)