Kapolda Apresiasi Tangkap Rampok

 Pelaku Terlibat 5 TKPRIO-KAPOLDA BENGKULU BRIGJEN POL M GHUFRON (3)

BENGKULU, BE – Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs M Ghufron MM MSi, sangat mengapresiasi jajarannya yang telah berhasil mengungkap beberapa kasus perampokan. Termasuk penangkapan 4 pelaku perampok yang merampok salah satu korban di kawasan Kabupaten Rejang Lebong (Curup) yang baru saja mengambil uang di bank pada hari Kamis (10/3) kemarin.

“Saya sangat mengapresiasi atas keberhasilan jajaran kita, yang telah mengamankan para pelaku perampokan kemarin,” jelas Kapolda kepada media kemarin Jumat (11/3).

Kapolda menambahkan dengan banyaknya para pelaku kejahatan diberantas, maka kemanan dan kenyamanan masyarakat Provinsi Bengkulu bisa sejahtera karena tidak akan ada rasa was-was takut akan menjadi korban kejahatan. Selain itu, Kapolda berpesan kepada seluruh masyarakat, yang ketika bepergian untuk selelu waspada, karena para pelaku mengincar barang-barang baik yang dipakai, ditinggalkan oleh korban atau yang pelaku ketahui bahwa seseorang memiliki barang yang berharga.

“Janganlah tidak meninggalkan barang-barang berharga dengan sembarangan,” harapnya.

Selain itu, Kapolda menambahkan bila perlu kepada masyarakat yang akan melakukan penarikan uang dimanapun apalagi penarikan dengan cukup besar, bisa meminta bantuan kepada pihak kepolisian. Karena hal tersebut merupakan salah satu bagian tugas dari pihak kepolisian, dengan tampa adanya imbalan apapun.

“Kami bersedia memberikan pengawalan, kapanpun silahkan hubungi polisi terdekat dan kami akan melakukan pengawalan dan pengamanan sampai tujuan,” ujar Kapolda.

Terlibat Lebih 5 TKP
Jajaran Polres Rejang Lebong terus melakukan pengembangan terhadap empat pelaku perampokan yang berhasil dilumpuhkan Kamis (10/3) kemarin. Bahkan keempat pelaku diduga kuat sebagai pelaku perampokan spesialis nasabah bank.

“Untuk sementara, keempat pelaku diduga pelaku spesialis nasabah bank, dengan cara mengintai didepan bank yang akan menjadi sasarannya. termausk korban kemarin yang mereka melihat peluang kemudian langsung beraksi,” ungkap Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIK melalui Kabag Ops Kompol Rudy S SH.

Bahkan menurut Rudy kemungkinan, para pelaku perampokan ini telah menjalankan aksin disejumlah tempat kejadian perkara (TKP) lain hingga lebih dari lima TKP. Selain di Rejang Lebong diduga kuat mereka juga kerap menjalankan aksi di Kota Lubuklinggau.

Untuk memastikan indikasi tersebut, maka dalam waktu dekat ini penyidik akan memanggil sejumlah korban perampokan maupun aksi kejahatan lainnya dengan sasaran nasabah bang yang berapa kali terjadi diwilaha hukum Polres Rejang Lebong khususnya di Kota Curup.

“Dalam waktu dekat ini kita akan panggil para korban perampokan nasabah bank maupun aksi pecah kaca yang baru keluar dari bank untuk mengenal para pelaku ini,” papar Rudy.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan, untuk penanganan kasus perampokan ini akan dilakukan oleh jajaran Polsek Curup. Hingga saat ini Rudy mengaku penyidik masih mendalami aksi yang dilakukan oleh para pelaku termasuk untuk mengungkap asal senjata api rakitan yang mereka miliki.

“Kita akan telusuri asal senjata api yang mereka miliki termasuk amunisi yang mereka gunakan. Untuk saat ini kita belum bisa memastikan amunisi itu milik siapa kita hanya baru menentukan kalibernya yaitu kaliber 38 dan kaliber 45,” papar Rudi.

Sementara itu, korban Magirianto alias Sukir (63) tahun sudah diperkenankan pulang oleh tim medis RSUD Curup. Korban pulang kerumahnya Jumat (11/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diperkenankan pulang setelah menjalani operasi pengangkatan proyektil yang sempat bersarang di tangan kirinya. Operasi pengangkatan proyektil sendiri dilaksanakan pada Kamis (10/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

“Operasinya cuman sebentar semalam (Kamis malam), untuk proyektil sendiri saat ini sudah diambil petugas kepolisian,” terang korban saat ditemui dikediamannya.
Seperti yang kita ketahui sebelumnya, jajaran Polres Rejang Lebong dibantu Resmob Detasmen A Pelopor Brimobda Bengkulu berhasil mengamankan empat pelaku perampokan terhadap Magirianto alias Sukir warga Perumahan BTN Air Bang Blok L pada Kamis Pagi.

Keempat tersangka yang berhasil diamankan tersebut adalah Ro (21) dan Ad (24) warga Desa Taba Padang Kecamatan Binduriang, kemudian Ir(30) dan Sa (30) warga Desa Air Apo Kecamatan Padang Ulak Tanding. Akibat berusaha melawan petugas saat hendak diamankan keempatnya harus dilumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki keempatnya. (614/251)